Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom

Rencanakan Pembunuhan, Sejoli Pemutilasi Terancam Hukuman Mati

IDTODAY NEWS – Polisi menyebut sejoli Laeli Atik Supriyatin (27) dan Djumadil Al Fahri (26) merencanakan pembunuhan sadis Rinaldi Harley Wismanu (32). Kedua tersangka dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati.


“Untuk penerapan pasal mereka dikenakan Pasal 340 KUHP dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Baca Juga  Soal Penusuk Syekh Ali Jaber, Wali Kota Bandarlampung Herman HN: Bisa saja Dia Teroris atau...

Selain itu, kedua tersangka dijerat pasal berlapis. Keduanya juga dijerat pasal pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Penerapan pasal 340 dengan pidana mati atau seumur hidup atau pasal 338 KUHP dan 365 KUHP,” imbuhnya.

Diketahui, kedua tersangka memutilasi korban menjadi 11 bagian. Setelah membunuh korban, kedua tersangka menguras ATM korban.

“Rp 97 juta sudah diambil mereka semua,” tambahnya.

Baca Juga  Buron Sejak 2018, Mantan Dirut Transjakarta Akhirnya Tertangkap

Kasus ini terungkap setelah polisi menyelidiki laporan hilang atas nama korban Rinaldi Harley Wismanu pada 12 September 2020. Korban dilaporkan hilang sejak Rabu (9/9).

Polisi kemudian menyelidiki laporan tersebut. Hasil penyelidikan terungkap, ternyata korban dibunuh oleh kedua tersangka.

Korban dieksekusi di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat. Korban dipukul dengan batu bata dan ditusuk hingga tewas.

Setelah korban tewas, kedua tersangka kemudian memutilasi korban. Potongan tubuh korban kemudian dimasukkan ke dalam 2 buah koper dan 1 tas ransel.

Baca Juga  Kasus Habib Rizieq, Polda Metro Jaya Minta Keterangan Saksi Ahli Bahasa

Mereka kemudian memindahkan jasad korban ke Apartemen Kalibata City, sementara menunggu kuburan untuk mengubur korban. Kedua tersangka diketahui telah menyiapkan kuburan di belakang rumah yang dikontrak di Cimanggis, Depok.

Kedua tersangka ditangkap Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kompol Handik Zusen AKP Noor Marghantara dan AKP Mugiya di Depok, Rabu (16/9) sore. Saat ini kedua tersangka ditahan di Polda Metro Jaya.

Baca Juga  M Kece Ditangkap karena Menista Agama, Pendeta Saifuddin: Sumber Semua Ini Abdul Somad

Sumber: detik.com

Tinggalkan Balasan