IDTODAY NEWS – Walikota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) disebut-sebut cocok menjadi Menteri Sosial RI menggantikan Juliari Batubara yang tersandung kasus korupsi. Namun, selain Risma, juga ada 4 kandidat lainnya yang berpeluang mengisi pos Menteri Sosial yang masih kosong.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengatakan posisi Juliari diprediksi tetap akan diisi oleh kader PDIP. Kandidat, menurut Qodari, harus memiliki karateristik yang sama dengan Juliari, baik pertimbangan secara suku, agama, kinerja, dan representasi lainnya.

Baca Juga  Jerry Massie Desak Kemenhan Transparan dalam Setiap Pengadaan Tender Alpahankam di Masa Pandemi

“Pak Juliari ketua DPP, kedua orang Batak perwakilan dari Sumatera Utara. Kalau kriterianya 2 tersebut maka yang muncul di kepala saya ada dua nama pertama Eriko Sotarduga Sitorus, dan Sukur Nababan,” ujar Qodari, Sabtu (19/12/2020).

Eriko Sotarduga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan. Sementara Sukur Nababan sebagai anggota DPR RI.

Jika patokannya bukan terkait suku, maka ada 1 politikus PDIP yang digadang-gadang unggul dalam masalah sosial.

Baca Juga  Isu Jokowi Siapkan Gibran, PDIP Minta PD Tak Melulu Mikir Soal Kekuasaan

“Kalau suku lain dan patokannya masih DPP dan terkait masalah sosial itu Ribka Tjiptaning,” sebut Qodari.

Kemudian, nama Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (Rudy) juga dinilai Qodari bisa menjadi Menteri Sosial. Rudy memiliki hubungan kedekatan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ada pula unsur kesamaan representasi dari FX Rudy dengan Juliari berdasarkan latar belakang keagamaan Nasrani.

“(FX Rudy) Bukan orang Batak tetapi agamanya Katolik ya kalau nggak salah. Jadi ada unsur representasi juga yang terpenuhi di situ (kesamaan agama),” tutur Qodari.

Baca Juga  Demokrat: Pak Luhut, Dulu Megawati Kerahkan Demo-demo PDIP pada SBY

Selain keempat nama itu, Tri Rismaharini berpeluang besar menggantikan Juliari. Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, mengatakan Risma perlu menjabarkan prestasinya di Kota Surabaya kepada publik. Pasalnya, masyarakat selain warga Surabaya tidak tahu menahu apa saja yang telah diperbuat Risma untuk kota pahlawan itu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan