Viral Pengendara Batal Ditilang karena Terekam CCTV, Kelakuan Oknum Polisi Jadi Sorotan

Viral Pengendara Batal Ditilang karena Terekam CCTV, Kelakuan Oknum Polisi Jadi Sorotan
Ilustrasi polisi melakukan penilangan.(Foto: tribunnewswiki.com)

IDTODAY NEWS – Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, dirinya akan mencari tahu oknum polisi yang cari-cari korban tilang.

Ia menyoroti video viral yang memperlihatkan oknum polisi menilang pengendara mobil.

Bacaan Lainnya

Namun ternyata, pengendara tersebut mengaku tak melakukan kesalahan apapun.

Baca Juga  Wanita Viral Pakai Plat TNI Akhirnya Minta Maaf, Ternyata Buat Plat Bodong di Bandung

Ia pun merekam kejadian penilangan yang disengaja itu melalui CCTV moblnya.

Video CCTV mobil yang merekam kejadian itu pun viral di media sosial.

Namun, dari video yang beredar, sang polisi batal melakukan tilangan karena ada CCTV.

Adapun pengemudi mobil merasa tak melanggar dan ingin membuktikan lewat rekaman CCTV yang terpasang di mobilnya.

Baca Juga: Indikator Politik Indonesia: Kepuasan Masyarakat pada Kinerja Presiden Jokowi Capai Titik Terendah

Saat ini, Sambodo mengatakan pihaknya masih mencari sosok oknum Polantas dari Satuan Patroli Jalan Raya itu.

Baca Juga  Disebut Mati, Polda Metro Siap Tunjukkan CCTV di Lokasi Penembakan 6 Pengawal HRS

Kami telusuri siapa anggotanya,” kata Sambodo kepada wartawan, Selasa (9/2/2021).

Setelah ditemukan, pihaknya lantas akan melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan atas apa yang sebenarnya terjadi.

Diketahui sebelumnya, video viral berdurasi 01 menit 44 detik yang menunjukkan penilangan oleh oknum polisi tersebar di media sosial.

Dari video yang beredar, awalnya si pengemudi mengambil lajur kiri saat jalan terbagi dua.

Setelah mengambil lajur kiri, tiba-tiba laju kendaraannya diberhentikan salah seorang oknum polisi lalu lintas.

Baca Juga  Viral! Mushola Darussalam Pasar Kemis Dicoret-Coret OTK dengan Tulisan Saya Kafir dan Anti Islam

“Selamat pagi bapak. Mohon izin bapak melanggar marka,” kata sang polisi.

Polisi itu menyebutkan jika mobil miliknya memotong marka tengah.

“Memotong, dari tengah memotong langsung kekiri. Mohon izin bisa diperlihatkan surat-suratnya,” kata si oknum Polantas seperti dikutip dalam video.

Tak hanya itu, salah satu anggota Komisi III DPR RI sekaligus Wakil Ketua MPR, Arsul Sani, juga berikan komentar.

Ia menilai jika oknum polisi yang melakukan penilangan tak sesuai dengan janji Kapolri.

Baca Juga  Potret Emak-Emak Naik Motor Bikin Pemobil Keheranan, Ini Dia Sebabnya

“Selamat pagi, Pak Kakorlantas @NTMCLantasPolri. Video viral ini tunjukkan polantas kita msh jauh dr “presisi” spt janji Pak Kapolri di Kom III @DPR_RI. Hayo, Pak Kakorlantas agar dibenahi spy tdk jadi bahan gunjingan netizen,”

“Selamat berkerja…. @DivHumas_Polri @TMCPoldaMetro,” tulis Arsul, yang sudah dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (8/2/2021).

Saat dikonfirmasi, Arsul membenarkan dirinya me-re-tweet video dari akun @Cyber_kawaii008 sebagai bagian dari menanggapi tweet orang lain.

Baca Juga: Jokowi Minta Warga Aktif Kritik, Ernest Prakasa: Tertibkan Dulu ‘Relawan’ Bapak

Baca Juga  Diguyur Hujan Lebat Jakarta Tidak Banjir, Anies Dipuji Warganet

“Itu kan tweet saya nanggapi tweet orang. Cuma itu saja,” ujar Arsul, ketika dihubungi Tribunnews.com.

Namun Arsul tak menampik jika dia mengharapkan agar Korps Bhayangkara, khususnya polisi lalu lintas, di era Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo tak akan mengulangi perbuatan dalam video tersebut.

Sebab, kata Arsul, video yang dia re-tweet merupakan video yang diambil pada tahun 2020.

Dengan kata lain, Korps Bhayangkara kala itu masih dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Baca Juga  Komnas HAM Simpan Rekaman CCTV Sesudah dan Sebelum Penembakan Laskar, Ini Hasilnya

“Yes (saya berharap tak terulang di era Kapolri baru),” jawabnya singkat.

Tilang ditiadakan

Gebrakan baru bakal dilakukan oleh Komjen Listyo Sigit Prabowo, jika dirinya terpilih sebagai Kapolri.

Polisi lalu lintas bakal tak lagi melakukan tilang di Jalan Raya.

Penegakkan hukum lalu lintas berbasis elektronik itu salah satunya melalui electronic traffic law enforcement (ETLE).

“Secara bertahap akan mengedepankan mekanisme penegakkan hukum berbasis elektronik atau ETLE,” kata Listyo dalam uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR, Rabu 20 Januari 2021.

Baca Juga  Ibu Alfin Andrian Sebut Anaknya Kerap Alami Kesurupan: Dengar Adzan atau Mengaji Selalu Bising

Tujuannya, meminimalisasi penyimpangan penilangan saat anggota polisi lalu lintas melaksanakan tugas.

Dengan demikian, Listyo mengatakan, Polantas yang bertugas di lapangan nantinya hanya mengatur lalu lintas tanpa melakukan penilangan.

“Ke depan saya harapkan anggota lalu lintas turun di lapangan, mengatur lalu lintas, tidak perlu melakukan tilang. Kita harapkan menjadi ikon perubahan perilaku Polri,” ujar dia.

Baca Juga: Tak Lanjutkan Normalisasi Era Ahok, Begini Cara Anies Baswedan Atasi Banjir

Sumber: tribunnewswiki.com

Pos terkait