IDTODAY NEWS – Sekitar 70 tenaga kesehatan (nakes) di Kota Semarang yang telah dijadwalkan vaksinasi tidak hadir.

“Kurang lebih sekitar 70 nakes yang tidak datang, tidak laporan. Kami tidak tahu kenapa,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M Abdul Hakam diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Senin (18/1).

Di Kota Semarang sendiri ada 1.600 nakes yang telah terdaftar menerima suntikan vaksin Sinovac. Namun 400 orang di antaranya harus gagal divaksinasi karena alasan medis.

Mereka yang gagal ternyata tidak lolos saat menjawab 16 pertanyaan wajib bagi penerima vaksin. Namun Hakam akan menjadwalkan ulang nakes yang gagal divaksin karena alasan medis dan tidak hadir sesuai jadwalnya.

Nantinya, dari petugas Puskesmas akan memberi informasi melalui pesan singkat kepada para nakes yang belum divaksin.

“Jadi kami targetkan seluruh nakes sudah dapat tervaksin pada akhir Februari agar mereka tidak tertular dan bisa merawat pasien Covid-19 lebih aman. Guna mempercepat vaksinasi bagi tenaga medis, registrasi ulang telah dipermudah melalui melalui website, email, ataupun WA,” jelasnya.

Untuk mempercepat proses vaksinasi, nantinya setiap faskes akan dinaikkan jumlah penerima vaksin dalam tiap hari.

Baca Juga  Wapres Ma'ruf Sebut MUI Dilibatkan Dalam Proses Pengadaan Vaksin Covid-19

Sebelumnya dalam satu faskes melayani 45 orang yang terbagi dalam tiga sesi. Namun kini di setiap Puskesmas, dalam sehari dilakukan penyuntikan sebanyak 50 nakes per hari.

Hakam menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Baca Juga: Korupsi Bansos Saat Pandemi Tindakan Biadab, KPK Diingat Rakyat Jika Berhasil Bubarkan Partai Korup

Baca Juga  Bupati Dan Dokter Terinfeksi Covid-19 Usai Disuntik Vaksin

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan