AHY: Upaya Paksa Pengambilalihan Demokrat Untuk Kepentingan Pilpres 2024

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/RMOL

IDTODAY NEWS – Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan ada gerakan politik yang mengarah pada upaya pengambilalihan kepemimpinan partai secara paksa.

“Menurut kesaksian dan testimoni banyak pihak yang kami dapatkan, gerakan ini melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo,” kata AHY saat jumpa pers, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (1/2).

Baca Juga  Airlangga: RUU Cipta Kerja Berikan Jaminan Bagi Pekerja

Jelas AHY, gabungan dari pelaku gerakan yang disebutnya tidak beradab itu ada lima orang.

Yaitu, satu kader Demokrat aktif, satu kader yang sudah 6 tahun tidak aktif, satu mantan kader yang sudah 9 tahun diberhentikan dengan tidak hormat dari partai karena menjalani hukuman akibat korupsi, dan satu mantan kader yang telah keluar dari partai tiga tahun yang lalu.

“Sedangkan yang non kader partai adalah seorang pejabat tinggi pemerintahan, yang sekali lagi, sedang kami mintakan konfirmasi dan klarifikasi kepada Presiden Joko Widodo,” ujar AHY.

Baca Juga  Politisi PDIP Tolak Revisi UU ITE, Pengamat: Sama Saja Menampar Muka Jokowi, Ngeri-ngeri Sedap

Ajakan dan permintaan dukungan untuk mengganti “dengan paksa” ketua umum Partai Demokrat tersebut, dilakukan baik melalui telepon maupun pertemuan langsung.

“Dalam komunikasi mereka, pengambilalihan posisi ketua umum Partai Demokrat, akan dijadikan jalan atau kendaraan bagi yang bersangkutan, sebagai calon presiden dalam Pemilu 2024 mendatang,” ucap AHY.

Adapun konsep dan rencana yang dipilih para pelaku untuk mengganti dengan paksa ketua umum Partai Demokrat yang sah adalah dengan menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB).

Baca Juga  Jansen Sitindaon: Dulu Jadi Jubir Sandiaga, Sekarang Jadi Lawan

Saat jumpa pers AHY didampingi Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefki Harsya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Panjaitan, dan Ketua Majelis Kehormatan Partai Demokrat Nahrawi Ramli.

Baca Juga: Hendrawan: Dengan LPI, Harusnya Indonesia Jadi Tempat Investasi Yang Sangat Menarik

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan