IDTODAY NEWS – Pendukung Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) diimbau agar tidak memarahi pihak-pihak yang mendemo acara mereka di sejumlah daerah.

Presidium KAMI Gatot Nurmantyo berkeyakinan, para pendemo yang mengganggu acara KAMI sebenarnya sedang mengais rezeki untuk melanjutkan hidup keluarga.

Dia lantas menyinggung peristiwa saat KAMI deklarasi di Bandung, Jawa Barat. Saat itu acara KAMI didemo oleh kelompok mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Gatot lantas meminta anggota dan simpatisan KAMI untuk tidak memarahi mahasiswa dari PMII yang demo.

Menurutnya, mereka sedang berjuang untuk mencari rezeki demi melanjutkan hidup.

“Seperti kemarin PMII itu di Bandung, saya bilang jangan dimarahin, dia mahasiswa yang mungkin menetap di sini bapaknya di daerah kena PHK nelpon anaknya, nak saya enggak bisa ngirim. (Dia) lagi bingung (lalu) ditawari demo dan diterima,” ungkap Gatot Nurmantyo di di Masjid Assalam Puri Mas Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/9).

“Sama juga dengan ketua PMII sini yang 16 juta sekian itu, jangan marah, mungkin dia sebagai ketua PMII dilihat mahasiswanya kesulitan perlu uang ada tawaran demo ada bayaran ya dia terima untuk menambahi mahasiswa yang lainnya lagi,” sambungnya.

Baca Juga  Kaitkan Jokowi Dengan Demo Tolak UU Ciptaker, Gde Siriana: Siapa Inisiatornya, Dialah Dalang Kerusuhan

“Buktinya apa? Setelah itu dia mengundurkan diri meminta maaf, itu lah yang namanya hebat,” tegas mantan Panglima TNI itu.

Atas dasar itu, Gatot berharap kepada semua anggota dan simpatisan KAMI agar tidak memarahi pihak-pihak yang mendemo setiap KAMI melakukan pergerakan. Ia justru meminta semua pihak agar medoakan pihak-pihak yang mendemo KAMI.

“Ya jadi sekali lagi, KAMI dimanapun berada kalau ada demo jangan hakimi saudara-saudara kita kasihanilah mereka, doakan mereka, semoga mereka selamat pulang ke rumah lagi dengan selamat,” demikian Gatot.

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan