Bicara Peluang Anies Capres 2024, Ruhut Sitompul: Dia Mesti Siap Kalau Enggak Ada Partai yang Mendukung

Ruhut Sitompul
Ruhut Sitompul mengirim pesan lewat video yang ditujukan untuk KAMI,(Foto: pojoksatu.id)

IDTODAY NEWS – Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul mengakui Anies Baswedan punya peluang menjadi Capres 2024.

Mantan Anggota Komisi III DPR ini bahkan menyebut ada beberapa partai yang mungkin bakal mengusung gubernur DKI Jakarta itu di Pilpres mendatang.

Bacaan Lainnya

“Anies kebetulan didukung dua partai yang belakang kita tahu rada gimana. Kita tahu PKS dukung dia, tetapi PKS sekarang ada Gelora. PKS hati-hati, ya,” ucap Ruhut.

Hal itu disampaikannya dalam program NGOMPOL (Ngomongin Politik) yang tayang di channel YouTube JPNN.com, sebagaimana dikutip pada Jumat (18/9).

“PAN, sekarang Pak Amien sudah melalui Youtube memang akan ada partai baru. Tinggal tunggu waktunya. Itu apa pun kalau sudah ada dua, itu berat partai itu,” lanjutnya.

Menurut mantan juru bicara Partai Demokrat ini, Anies memang memiliki pamor untuk maju Pilpres nanti. Namun dia juga mengingatkan supaya Anies siap mental.

“Jadi Anies, saya lihat dia punya pamor. Ya kadang-kadang nanti dia mesti siap (mental), kalau tahunya enggak ada partai yang mendukung. Otomatis tidak bisa,” ucapnya.

Baca Juga  Politikus Demokrat Sebut Anies Baswedan Selamatkan Muka Indonesia

Bicara peluang, Ruhut mengakui Anies yang pernah menjadi menteri pendidikan bisa maju sebagai Capres, tetapi dia juga memprediksi akan ada perebutan posisi di antara partai pengusungnya.

“Saya rasa bisa, tapi nanti mungkin rebutan. Misalnya, ini kan, ya kabar burung, karena dia kan pendiri ormasnya, NasDem. Tapi apa Nasdem mau melepaskan diri dari kami yang berkoalisi ini. Dan kalau (betul), pasti dia minta wapresnya dia,” tutur Ruhut.

Ada juga kemungkinan Anies diusung oleh Partai Demokrat. Masalahnya, menurut Ruhut, juga akan sama. Partai berlambang bintang mercy itu juga pasti mau tokohnya sebagai cawapres.

Selain dinamika itu, partai-partai yang mungkin jadi pengusung Anies juga harus berjuang mencukupi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.

“Kalau enggak (cukup), berat. Itu yang saya katakan, nama dia (Anies) boleh gimana, tetapi memenuhi presidential threshold enggak sebagai capres,” pungkas Ruhut.

Sumber: jpnn.com

Pos terkait