Debt Collector Salah Target Mau Sita Motor TNI Hadiah Panglima, Lihat Akibatnya

Viral Pengendara Motor Diberhentikan. Instagram/@ndorobeii ©2020 Merdeka.com

IDTODAY NEWS – Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pria yang mengaku dari pihak leasing, salah target saat akan menipu dan menyita motor viral di media sosial. Sebab, pengendara yang diberhentikan tersebut merupakan seorang anggota TNI AD.

Awalnya, pihak leasing memberhentikan paksa pengendara motor tersebut dengan alasan ada tanggungan cicilan yang menunggak. Namun, pada kenyataannya motor tersebut tidak dibeli dengan cara kredit melainkan merupakan hadiah dari Panglima TNI.

Pemilik kendaraan bahkan menunjukkan surat-surat lengkap berupa STNK dan BPKB sebagai bukti kepemilikan. Merasa dipermalukan, pengendara motor yang mengaku dirinya sebagai anggota TNI itupun langsung memberikan pelajaran kepada sekelompok pria tersebut. Berikut ulasannya:

Viral di Media Sosial

Video tersebut direkam dan dibagikan sendiri oleh pengendara sepeda motor yang mengaku dirinya sebagai anggota TNI itu. Beberapa akun Instagram juga turut membagikan video tersebut hingga viral. Dilansir dari unggahan @ndorobeii, tak diketahui pasti dimana lokasi terjadinya peristiwa itu, namun video tersebut sudah ditonton oleh lebih dari 200 ribu pengguna.

Baca Juga  Irjen Fadil Usul Agar Debt Collector Dilatih Polisi Agar Tak Arogan

“leasing akan menyita motor , dan ternyata,” tulis keterangan video.

Diberhentikan Paksa

Dalam video, pengendara sepeda motor mengatakan jika dirinya tiba-tiba diberhentikan paksa di tengah jalan oleh tiga orang pria yang mengaku dari pihak leasing. Sekelompok pria itu mengatakan akan menarik sepeda motor dengan nomor polisi B 4603 TIC karena disebut menunggak cicilan.

Mendengar hal tersebut, pengendara motor itu langsung naik pitam. Ia tak percaya jika motor yang dikendarainya menunggak cicilan. Ia bahkan langsung menunjukkan surat kelengkapan berupa STNK dan BPKB.

“Bukan apa-apa, sampeyan ini di pinggir jalan. Ini STNK saya, ini BPKB. Saya baru perpanjang,” kata pengendara motor yang diberhentikan.

Motor Hadiah Panglima TNI

Selain memiliki surat-surat yang lengkap, pengendara motor tersebut mengatakan jika motor yang dikendarainnya merupakan hadiah dari Panglima TNI.

“Ini leasing, mau narik motor saya. Sementara motor saya hadiah dari Panglima TNI,” kata pengendara motor.

“Saya dari Angkatan Darat ya, kalian mau ngapain di pinggir jalan? Ini motor saya motor hadiah, ada enggak surat tugas kalian mana surat tugasnya?,” cecar pengendara motor.

Merasa emosi dan tak terima, pengendara motor tersebut pun terus menanyakan asal ketiga pria tersebut.

Baca Juga  Hati-hati, Kominfo Patroli Akun-akun yang Unggah Konten FPI

“Kalian darimana? Ini harga diri saya disini dikira saya punya tunggakan sementara ini motor hadiah, ini motor cash ini,” tambahnya.
Langsung Diberi Hukuman

Merasa dipermalukan, pengendara motor itupun menghukum sekelompok pria itu dengan hukuman push-up 30 kali. Sebab, ada indikasi kecurigaan penipuan yang dilakukan oknum tersebut dengan modus mengatakan korban memiliki tunggakan lalu mengambil paksa sepeda motor yang dikendarainya.

Mengaku salah, sekelompok pria tersebut pun hanya menuruti perintah dari pengendara motor dan terus meminta maaf.

“Kalian di situ buka helmmu, turun kalian semua kita push up, daripada saya mainkan keras-kerasan disini,” kata pengendara motor.

“Siap, Push up berapa komandan?,” tanya sekelompok pria itu.

“30,” jawabnya singkat.

Sumber: merdeka.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan