Dikaitkan dengan ISIS, Munarman Kutip Ayat Alquran (QS al-Kahfi: 59) dan Hadis (HR Thabrani)

Dikaitkan dengan ISIS, Munarman Kutip Ayat Alquran (QS al-Kahfi: 59) dan Hadis (HR Thabrani)
Munarman. (Foto: ©telagahati.files.wordpress.com)

IDTODAY NEWS – Eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman enggan memberikan jawaban ketika dikonfirmasi ihwal dugaan keterkaitannya dengan tindakan terorisme dan baiat ISIS. Dia hanya mempertegas bantahan dari mantan Dewan Pimpinan Daerah FPI Sulawesi Selatan, Agussalim Syam, yang menyebut Munarman hanya sebagai narasumber di kegiatan umum FPI.

Diketahui, tersebutnya nama Munarman bermula ketika Ahmad Aulia, salah seorang terduga terorisme yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Makassar mengaku tergabung ke dalam ISIS. Polisi menyebut mereka adalah anggota FPI yang ikut baiat Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang turut dihadiri oleh pengurus FPI, termasuk Munarman.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  KPK Periksa Pejabat Kemenkeu dan Kemenkes

“Ada di penjelasan Agus Salim sebagai saksi,” kata Munarman ketika dikonfirmasi pesan singkat, Sabtu (6/2/2021).

Munarman lantas mengirimkan beberapa penggalan ayat suci Alquran dan hadis yang disebutkan mirip dengan kondisi terkini negara dan apa yang tengah menimpanya.

“Dan janganlah kamu mengira bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang dzalim. Sesungguhnya, Allah menangguhkan mereka hingga hari yang ketika itu mata mereka terbelalak. (QS Ibrahim: 42),” jawab Munarman mencantumkan.

Baca Juga  Kapolri Ajak PP Muhammadiyah Sinergi Wujudkan Polri Yang Adil, Jujur Dan Transparan

Tak hanya itu, Munarman juga mengirimkan potongan ayat dari Surat Al-Kahfi Ayat 59 yang membahas tentang kebinasaan suatu negeri ketika pemimpinnya berbuat zalim. Hadis riwayat Thabrani pun juga dikutipnya, yang memiliki arti akan tiba suatu masa dimana ada sebuah pemerintah yang dipenuhi dengan peraturan sewenang-wenang.

“Dan Kami telah membinasakan penduduk negeri itu tatkala mereka berbuat dzalim, dan Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka. (QS al-Kahfi: 59),” sebutnya.

Baca Juga  Rp90 Miliar untuk Influencer, Munarman FPI: Bukti Propaganda Jadi Pilar Utama Rezim Jokowi

“Akan datang di akhir zaman nanti para penguasa yang memerintah dengan sewenang-wenang, para pembantunya (menteri-menterinya) fasik, para hakimnya menjadi pengkhianat hukum, dan para ahli hukum Islam (fuqaha’nya) menjadi pendusta. Sehingga, siapa saja di antara kalian yang mendapati zaman itu, maka sungguh kalian jangan menjadi pemungut cukai (kerana khawatir akan bersubahat dengan mereka. (HR Thabrani),” imbuhnya.

Sebelumnya, Mantan pimpinan DPD Habib Muchsin Al-Habsyi dan Agussalim Syam membantah pernyataan Ahmad Aulia yang menyebut telah terjadi pembaiatan kepada kelompok ISIS di Markaz Daerah FPI Laskar Sulawesi Selatan. Menurutnya, acara yang disebutkan oleh Aulia, hanyalah diskusi dengan topik perkembangan politik dunia secara global.

Baca Juga  Bantah Ada Laskar yang Kabur Saat Penembakan, FPI: Semua Dibunuh, jadi Kabur dari Apa?

“Dalam acara tersebut, dihadirkan tiga narasumber yakni Munarman, Ustaz M Basri (almarhum), Ustaz Fauzan (almarhum),” kata mereka berdua dalam keterangannya, Kamis 5 Februari 2021.

Pihak DPD FPI Sulsel juga memastikan bahwa Ahmad Aulia tidak pernah terdaftar sebagai anggota atau Laskar FPI Makassar maupun di kota atau kabupaten lainnya yang ada di Sulawesi Selatan.

“Bahwa yang bersangkutan pernah ikut kegiatan yang dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI) Makassar maka tidak secara otomatis saudara AA menjadi anggota Front Pembela Islam (FPI),” ujarnya.

Baca Juga  Bantu Urus Jenazah 6 Laskar, Munarman Terima Kasih ke Fadli Zon dan Komnas HAM

Baca Juga: Ternyata, AHY Dan Moeldoko Sosok Ini Dapat Keuntungan Besar dari Isu Kudeta Demokrat

Sumber: okezone.com

Pos terkait