dr Lois Owien Ditanya Apakah akan Menarik Semua Pernyataannya: Soal Itu Nanti saja

dr Lois Owien
dr Lois Owien. Foto tangkapan layar Youtube

IDTODAY NEWS – dr Lois Owien akhirnya bisa menghirup udara bebas meski sebelumnya sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penyebaran hoax Covid-19.

Atas hal ini, dr Lois Owien menyampaikan permintaan maaf karena sudah membuat kegaduhan di tengah masyarakat.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Ingin Punya Aturan Jangka Panjang, Alasan Komisi II Inisiatif Revisi UU Pemilu

“Saya mohon maaf atas pernyataan saya, karena pernyataan saya itu sudah membuat kericuhan,” ucapnya dikutip PojokSatu.id dari detik.com, Selasa (13/7/2021).

Kendati demikian, Lois enggan menjawab ketika ditanya apakah akan menarik semua pernyataan kontroversial yang selama ini sudah dibuatnya.

“Soal yang itu nanti saja. Nanti, lebih lanjutnya nanti,” jawabnya.

akan tetapi, Lois menekankan bahwa dirinya sudah menyampaikan permintaan maaf.

Baca Juga  Viral Emak-emak Marahi Petugas di Pasar: Corona Cuma akal-akalan Pemerintah

“Yang jelas karena pernyataan saya itu kan, membuat kegaduhan. Saya minta maaf,” singkatnya.

Nasibnya di Tangan IDI

Sementara, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Slamet Uliandi mengungkap sejumlah alasan pihaknya membebaskan dr Lois Owien.

Sebelumnya, dr Lois Owien resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyebaran hoax Covid-19 pada Senin (12/7/2021) malam.

Terbaru, hari ini, Mabes Polri membebaskan dokter kecantikan yang kerap melontarkan informasi sesat terkait Covid-19 itu.

Baca Juga  Anies Baswedan Positif Corona, Ketua DPD RI: Cepat Sembuh Pak Gubernur

Alasan pertama, Lois telah mengakui bahwa pernyataannya yang membuat keonaran tidak berdasar riset terlebih dahulu.

Selain itu, Lois juga berjanji tidak melarikan diri dan tidak menghilangkan barang bukti.

“Yang bersangkutan menyanggupi tidak akan melarikan diri. Dan tidak ingin mengulanginya,” ungkap Slamet Uliandi kepada wartawan, Selasa (13/7/2021).

Selain itu, dalam kasus ini, penyidik lebih mengedepankan restoratif justice seusai intruksi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga  Chandra Sebut Mahfud MD Gunakan Kata Kasar Komentari Kepulangan Habib Rizieq

“(Intinya) Agar permasalahan opini seperti ini tidak menjadi perbuatan yang dapat terulang di masyarakat,” ujarnya.

Jendral, bintang satu ini juga menuturkan, dalam menyelesaikan kasus yang menjerat dr. Lois itu, pihaknya mengedepankan upaya preventif.

Namun upaya pemenjaraan terhadap tersangka merupakan langkah terakhir bila yang bersangkutan mengulangi perbuatannya.

Meski begitu, Polri memberikan catatan bahwa terduga bisa diproses lebih lanjut secara kewenangan profesi kedokteran.

Baca Juga  Oknum Satpol PP Pukuli Pasutri, ProDEM Sulsel: Sungguh Di Luar Nalar Dan Melanggar HAM

“Pemenjaraan bukan upaya satu-satunya, melainkan upaya terakhir dalam penegakan hukum, atau diistilahkan ultimum remidium,” tegasnya.

“Sehingga, Polri dalam hal ini mengendepankan upaya preventif,” tandas Slamet Uliandi.

Sumber: pojoksatu.id

Pos terkait