ICW Ngaku Syok Dengar Pidato Kenegaraan Jokowi di MPR: Faktanya Omong Kosong Belaka

  • Bagikan
Jokowi
Presiden Joko Widodo saat memberi Pidato Kenegaraan/RMOL

IDTODAY NEWS – Indonesia Corruption Watch (ICW) mengaku kaget mendengar pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut pemerintah tidak pernah main-main dengan pemberantasan korupsi. Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR bersama DPR dan DPD, di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

“ICW cukup tercengang dan kaget mendengar pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo di DPR yang mengatakan bahwa ‘Pemerintah tidak pernah main-main dengan upaya pemberantasan korupsi’. Sebab, sejak awal pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak pernah terbukti berpihak pada sektor pemberantasan korupsi,” kata Peneliti ICW Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Jumat (14/8).

Baca Juga  Wasekjen Demokrat Sentil Koalisi Jokowi: Rakyat Butuh Makan dan Vaksin, Bukan Amandemen UUD 1945

Kurnia mengingatkan bahwa salah satu pihak yang menciptakan situasi suram pada pemberantasan korupsi adalah pemerintah. Mulai dari memilih Ketua KPK yang memiliki persoalan serius, memberikan grasi kepada koruptor, ketidakjelasan penuntasan kasus penyiraman air keras kepada Novel Baswedan, sampai pada akhirnya merevisi UU KPK.

“Narasi janji yang sempat diucapkan oleh Presiden terkait dengan Perppu KPK pun faktanya hanya omong kosong belaka,” tegas dia.

Baca Juga  Pimpinan KPK Nurul Ghufron soal Polemik Mobil Dinas: Lihat Kontrakan Saya

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan pemerintah tidak pernah main-main dalam pemberantasan korupsi. Menurut mantan Gunernur DKI Jakarta itu, dalam pemberantasan korupsi, upaya pencegahan melalui tata kelola yang sederhana, transparan, dan efisien.

“Pemerintah tidak pernah main-main dengan upaya pemberantasan korupsi. Upaya pencegahan harus ditingkatkan melalui tata kelola yang sederhana, transparan, dan efisien. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Baca Juga  Fadli Zon Kritik Jokowi, PDIP: Bintang Jasa Bukan Alat Bungkam Sikap Kritis

Sumber: merahputih.com

  • Bagikan