Jokowi Akui PPKM Darurat Sensitif
Ruas Jalan Mampang Prapatan Raya tepatnya di Underpass Mampang menjadi titik penyekatan tambahan dalam kebijakan PPKM Darurat - Simak penjelasan pemerintah mengenai perpanjangan PPKM Darurat/Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra

Jokowi Akui PPKM Darurat Sensitif

IDTODAY NEWS – Pemberlakuan PPKM Darurat berdampak pada semua lini kehidupan. Masyarakat mempertanyakan sampai kapan kebijakan ini akan diterapkan.

“Pertanyaan masyarakat sekarang yang penting dan perlu kita jawab adalah PPKM darurat ini akan diperpanjang tidak. Kalau mau diperpanjang, sampai kapan,” ujar Jokowi dalam Ratas Evaluasi PPKM Darurat di Istana Merdeka, Sabtu (17/7).

Dia menegaskan kebijakan ini sangat sensitif. Jokowi meminta diputuskan secara jernih. “Ini betul hal-hal yang sangat sensitif. Karena itu, harus diputuskan dengan sebuah pemikiran yang jernih. Jangan sampai keliru,” imbuhnya.

Baca Juga  PDIP Ditinggal Pasangan Mulyadi-Ali Mukhni, Hasto Serang Balik dan Bilang Begini

Sebelumnya, kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat akan selesai pada 20 Juli 2021. Juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi mengatakan sejauh ini pemerintah masih melakukan evaluasi terkait PPKM darurat.

Dia menyebut penyaluran bansos akan dilakukan secara cepat. Pemerintah memprioritaskan meringankan beban masyarakat. “Penyaluran secara baik dan cepat bansos sembako, bansos tunai, dan berbagai stimulus lainnya untuk meringankan beban masyarakat menjadi prioritas,” tutup Jodi.

Baca Juga  Terungkap! Ini Pembicaraan Jokowi dan Pimpinan Buruh, Saat DPR Bahas Cipta Kerja

Sumber: fin.co.id

Tinggalkan Balasan