Menlu China Telponan Sama Luhut, Bicarakan Covid, Investasi dan Danau Toba

Menlu China Telponan Sama Luhut, Bicarakan Covid, Investasi dan Danau Toba
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menerima kunjungan dari Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Parapat, Sumatera Utara, Selasa (12/1/2021). (Foto dok. Kemenko Marves)

IDTODAY NEWS – Menteri Luar Negeri China Wang Yi melakukan percakapan lewat telepon dari Beijing dengan Meteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Panjaitan.

Hal ini diungkapkan Wang kepada media di China, Minggu (07/02/2021). Menurut Wang, Pemerintah China menyatakan kesiapannya meningkatkan kerja sama di bidang vaksin dengan Indonesia dan membantu memerangi wabah COVID-19.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Ajak Rakyat Bantu Negara, Jokowi Kibarkan Bendera Putih?

Seperti dikutip dari Media China, Wang ingat betul pertemuannya dengan Luhut di Danau Toba, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu. Ia juga menegaskan kalau pertemuan tersebut untuk memperkuat rasa saling percaya dalam upaya mempererat persahabatan kedua negara.

“Kedua belah pihak telah menjalankan kesepakatan yang telah dicapai oleh kedua kepala negara,” demikian kata Wang, dikutip dari Antara.

Ia juga berjanji, China akan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan vaksin di Indonesia dan mendukung Indonesia menjadi pusat produksi vaksin di Asia Tenggara.

Baca Juga  Jokowi Yakin Ekonomi Bakal Segera Pulih: Batu Bara, CPO, Karet, Naik Semua

Dalam kesempatan itu, Wang juga menyatakan bahwa China mendukung Indonesia dalam meningkatkan pembangunan dalam negeri dan meningkatkan perannya di tingkat global.

Selama China dan Indonesia bersatu, maka kedua negara akan memberikan kontribusi yang lebih besar lagi bagi pembangunan di Asia, demikian Wang.

Kedua belah pihak akan mempercepat implementasi kerja sama kemaritiman dengan menggelar perundingan baru pada pertemuan teknis mendatang.

Baca Juga  Luhut Ajak Anak Bangsa Bersinergi Atasi Corona, Tidak Perlu Bersungut-sungut

Kedua belah pihak juga segera membentuk kelompok kerja bidang perdagangan dan terus berupaya memajukan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung agar bisa beroperasi sesuai jadwal.

Sementara itu, Menteri Luhut menyambut positif ajakan peningkatan kerja sama bidang vaksin dari mitranya di China itu.

Indonesia berharap adanya peningkatan nilai investasi dari China dan siap memperdalam kerja sama di bidang perdagangan, kemaritiman, olahraga, percepatan pembangunan kerangka Prakarsa Sabuk Jalan (BRI), peningkatan kerja sama proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, dan proyek-proyek kedua negara.

Baca Juga  Menkeu: Ekonomi Islam berperan dalam pemulihan imbas COVID-19

“Dengan eratnya relasi penduduk kedua negara yang mencapai 1,7 miliar jiwa, maka Indonesia dan China akan menjadi tempat yang nyaman di dunia,” demikian kata Luhut dikutip dari Global Times.

Baca Juga: Eks Waketum Gerindra: Anies Baswedan Terkuat, Hanya Bisa Disaingi Gibran

Sumber: suara.com

Pos terkait