IDTODAY NEWS – Satu per satu omongan ekonom senior Dr. Rizal Ramli terbukti. Terbaru soal penunjukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Sejak awal, saat Menteri BUMN Erick Thohir memanggil Ahok pada 13 November 2019 untuk ditawari Komut Pertamina, RR sudah mewanti-wanti bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta penerus Joko Widodo itu tidak tepat di jabatan tersebut.

Baca Juga  PN Jaksel Sidangkan Kasus Ahok Beli Tanah Milik Pemprov DKI

RR memberikan nasihat bahwa Ahok tidak cocok duduk di BUMN, karena memang tidak punya kemampuan atau pengalaman korporasi yang bagus, ditambah selain mantan narapidana kasus penodaan agama yang sudah nyaris membuat pembelahan, dia juga diduga banyak kasus hukum (keuangan).

Misalnya, pembelian Rumah Sakit Sumber Waras, pembelian lahan di Cengkareng, dan pembelian bus TransJakarta.

“Kasus-kasus itu membuktikan dia tidak biasa dengan good governance,” kata RR saat menjadi narasumber talk show di salah satu televisi nasional pada 16 November 2019.

Baca Juga  Ahok: Kalau Saya Dirut Pertamina, Kadrun Demo Mau Bikin Gaduh

“Track record Ahok di governance itu payah,” lanjut Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur ini.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan