IDTODAY NEWS – Pengecatan atap permukiman di sekitar flyover tapal kuda menuai kritik dari anggota DPRD DKI Jakarta karena dianggap bukan hal prioritas. Pemprov DKI Jakarta memastikan anggaran pengecatan tak bersumber dari APBD.

“Ya kita pengecatan tidak menggunakan dana APBD namun CSR dari cat propan,” kata Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho saat dihubungi detikcom, Minggu (17/1/2021).

Seperti diketahui, sejumlah anggota dewan juga mempertanyakan urgensi dari pembuatan atap warna-warni ini. Hadi menegaskan pada dasarnya pemerintah daerah ingin menjadikan infrastruktur yang lebih bermakna di mata masyarakat.

“Masalah urgensi kita membuat ini hanya membuat infrastruktur ini lebih bermakna,” ungkap Hadi.

Hadi pun mengatakan sejauh ini masyarakat sekitar menyambut baik pemukimannya dihias oleh ornamen warna-warni bercorak betawi ini. Bahkan, flyover ini digadang-gadang bisa menjadi ikon khas ibu kota selanjutnya.

Baca Juga  Bagi Ketua Fraksi PKB, Pemberian Denda Ke Habib Rizieq Bukan Prestasi Pemprov DKI

“Dan membuat masyarakat di daerah sana sangat senang dan mendukung dengwm adanya pengecatan tematik ini bernuansa betawi. Hal ini juga bisa menjadikan ikon wilayah Jaksel bahkan Jakarta,” ungkapnya.

Seperti diketahui, kritik datang salah satunya dari anggota fraksi PDIP DKI. Ia mempertanyakan urgensi dari atap warna-warni tersebut.

“Hal tersebut kan sebenernya tidak begitu pentinglah ya. Urgensinya juga saya pikir untuk apa?” kata anggota Fraksi PDIP DPRD DKI, Jhonny Simanjuntak, kepada wartawan, Sabtu (16/1/2021) malam.

Menurut Jhonny, ada hal lebih penting yang dapat dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Salah satunya memberikan kesadaran bagi warga DKI untuk patuh terhadap PSBB di masa pandemi COVID-19.

Selain Jhonmy, PAN DKI turut menanggapi hasil pengecatan atap rumah yang berwarna-warni di kawasan flyover tapal kuda, Lenteng Agung Jaksel ini. PAN DKI mengingatkan Pemprov DKI tidak melupakan hal prioritas terkait penanganan pandemi COVID-19.

Baca Juga  Tulisan 'Urus Rakyatmu Jangan Kau Urus Muralku' di Karawang Dihapus!

“Jadi berkreasi boleh saja, penting bahkan. Tapi juga jangan lupakan hal-hal prioritas seperti penanganan kesehatan di Ibu Kota,” kata Penasihat Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Zita Anjani saat dihubungi, Sabtu (16/1/2021) malam.

Zita mengatakan prioritas yang perlu diperhatikan Pemprov DKI Jakarta terkait pelayanan kesehatan. Ia mendorong pelayanan kesehatan di DKI harus bisa ditingkatkan.

“Tapi jangan lupa ada hal yang lebih penting dan di depan mata. Bagaimana layanan kesehatan DKI harus bisa ditingkatkan,” ucapnya.

Menurut Zita, banyak pasien yang memeriksakan diri terkait COVID-19 ke puskesmas DKI Jakarta namun pihak puskesmas hanya meminta pasien itu untuk melakukan isolasi di rumah. Ia menilai hal ini membuat banyak pasien COVID-19 yang tidak terpantau.

Pada Sabtu (16/1), Pemprov DKI Jakarta memamerkan hasil pengecatan atap rumah yang berwarna-warni di sekitar flyover tapal kuda, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Pengecatan itu kini sudah rampung.

Tampilan baru atas rumah di sekitar flyover itu diunggah di akun Instagram Pemprov DKI Jakarta @dkijakarta pada Sabtu (16/1). Terlihat beberapa foto dan satu video yang diunggah akun Instagram resmi Pemprov DKI itu.

Program ini disebut merupakan hasil kolaborasi Pemprov DKI dengan Dewan Kesenian Jakarta. “Program beautifikasi yang kini telah rampung ini adalah hasil kolaborasi Pemprov DKI Jakarta, Dewan Kesenian Jakarta yang membuat desain, perusahaan produksi cat, dan warga,” bunyi dalam keterangan.

Baca Juga: Terima Laporan Komnas HAM, Jokowi Minta Kematian Laskar Diusut

Sumber: detik.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan