IDTODAY NEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Banyak pihak menduga, pertemuan Jokowi-Megawati itu tidak lain untuk membahas Pilpres 2024 mendatang.

Namun pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia Ari Junaedi tak sependapat.

Ari memprediksi pertemuan keduanya membicarakan masalah yang sedang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, yakni pandemi Covid-19 di tanah air.

“Saya menduga pertemuan antara Presiden Jokowi dgn Ibu Megawati Soekarnoputeri terkait dengan persoalan penanganan pandemi,” ujar Ari dalam keterangannya, Kamis (19/8/2021).

Baca Juga  Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Biasanya Jokowi Menunggu Hari Baik, Rabu Pon

Pembimbing program doktoral Pasca Sarjana Universitas Padjajaran ini menyatakan, antara Jokowi dan Megawati sejatinya sudah kerap terjadi.

Hanya saja, pertemuan itu tidak banyak diketahui oleh publik.

“Saya paham betul dengan gesture Megawati karena lama mendampingi beliau,” ungkapnya.

“Saya pastikan tidak ada pembicaraan terkait suksesi Pilpres 2024. Ibaratnya Belanda masih jauh,” sambung Ari.

Menurut Ari, hal tersebut bisa dibaca dari pernyataan Mega usai bertemu dengan Jokowi.

Baca Juga  Analisa Ujang Komarudin, jika PAN Masuk Kabinet, PDIP akan Ngamuk ke Jokowi

Mega menyampaikan keprihatinannya terkait masih ada pihak-pihak yang menyudutkan Presiden Jokowi dalam penanganan pandemi.

Ari menyatakan, pandemi Covid-19 ini bukan saja masalah yang dialami oleh Indonesia saja.

Melainkan seluruh negara di dunia.

Faktanya, tidak ada satu pun negara yang kebal dengan wabah corona termasuk AS sekalipun yang dinobatkan sebagai negara adidaya.

“Justru Megawati menyatakan dukungannya kepada Jokowi untuk tetap istikamah dalam perjuangan menangani pandemi Covid-19,” ujar Ari.

Baca Juga  Jabatan Gubernur Tinggal Setahun Lagi, Anies Enggan Komentari Isu Pilpres 2024

Sebelumnya, pihak Istana sendiri juga sudah membenarkan pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Megawati Soekarnoputri.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Medis Sekretariat Presiden, Bey Machmuddin mengatakan pertemuan keduanya dalam rangka acara purna pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka).

Sumber: pojoksatu.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan