Pimpinan DPR: Pernyataan Andre Rosiade Tak Perlu Dibesar-besarkan, Masih Dalam Koridor

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menilai pernyataan Andre Rosiade masih dalam koridor sebagai anggota Komisi VI DPR/RMOL
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menilai pernyataan Andre Rosiade masih dalam koridor sebagai anggota Komisi VI DPR/RMOL

IDTODAY NEWS – Desakan untuk mencopot Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dari jabatan Komisaris Utama PT Pertamina datang dari anggota Komisi VI DPR, Andre Rosiade.

Andre meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri BUMN Erick Thohir memecat mantan Gubernur DKI Jakarta itu lantaran disebut banyak ‘bacot’ dan bikin gaduh.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, kebijakan mengevaluasi atau bahkan memberhentikan jajaran direksi hingga komisaris BUMN merupakan kewenangan pemerintah.

“Apa pun itu yang disampaikan adalah kewenangan dari pemerintah yang kemudian mengangkat komisaris maupun jajaran direksi dari BUMN untuk kemudian mengevaluasi atau kemudian memberhentikan,” ujar Sufmi Dasco kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9).

Dasco menilai, pernyataan kader Partai Gerindra itu masih dalam batas wajar alias tidak keluar dari koridor.

Sebab, Andre adalah anggota Komisi VI DPR yang notabene mitra kerja dari Kementerian BUMN yang juga membawahi perusahaan plat merah. Karena itu, Dasco berharap hal itu tidak perlu dibesar-besarkan.

Baca Juga  Sri Mulyani Tunggu Restu Jokowi soal Aturan Baru Relaksasi PNBP

“Yang disampaikan saudara Andre Rosiade itu memang masih dalam koridor dia sebagai anggota legislatif, yang memang bermitra dengan kementerian yang membawahi Pertamina,” tutur Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.

“Jadi saya rasa hal ini tidak perlu dibesar-besarkan, tinggal bagaimana kita sama-sama nanti melihat langkah pemerintah terutama kita mesti konsentrasi pada bagaimana mengantisipasi pandemi Covid-19,” demikian Sufmi Dasco.

Sebelumnya, Andre Rosiade melalui akun Twitter pribadinya meminta Presiden Jokowi dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk mencopot Ahok sebagai Komut PT Pertamina. Ahok disebut membuat gaduh dengan pernyataannya.

“Pak Presiden @jokowi yang saya hormati, setelah melihat kinerja & perilaku saudara @basuki_btp sebagai Komut @pertamina. Saya usulkan ke pak @jokowi & pak Menteri @erickthohir untuk mencopot saudara BTP dari jabatannya karena menimbulkan kegaduhan dan kinerja yang bersangkutan juga biasa-biasa saja,” kata Andre.

Sumber: rmol.id

Pos terkait