Polisi Serahkan Proses Hukum TKA China yang Kuliti Buaya ke BKSDA Sultra
Seekor buaya muara berada di kawasan industri pertambangan Morosi, Konawe, Sultra dijadikan santapan oleh para TKA asal China yang bekerja di PT OSS. (Foto Istimewa)(KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI)

Polisi Serahkan Proses Hukum TKA China yang Kuliti Buaya ke BKSDA Sultra

IDTODAY NEWS – Kasus buaya yang dikuliti lalu dijadikan sop oleh TKA China di Konawe belum menemui titik terang, apakah para pelaku akan dijerat dengan UU perlindungan satwa liar yang dilindungi atau tidak.

BKSDA Sultra yang memiliki wewenang terkait perlindungan satwa liar telah menyerahkan sepenuhnya prose hukum kepada Lembaga Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pasalnya lembaga itulah yang memiliki kewenangan untuk melakukan proses hukum bukan BKSDA.

Baca Juga  Saat Laskar Ditembak Mati Ada 3 Bayi Dekat Habib Rizieq

“Untuk proses hukum itu adalah kewenangan dari penyidik. Sedangkan BKSDA hanya fokus ke hewan satwanya. Barang bukti berupa tulang belulang sudah ke Lembaga Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan, mereka yang akan proses terkait pidana pelaku yang membunuh dengan sengaja dan yang menjualnya,” jelas, Kasi Konservasi Wilayah II BKSDA Sultra, Laode Saika.

Sementara itu, pihak kepolisian Polda Sultra, melalui Kabbid Penmas Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh mengatakan bahwasanya pihaknya tidak melakukan penyelidikan terkait kasus itu dan telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak BKSDA Sultra.

Baca Juga  Ujang Komaruddin: Tidak Mungkin Menkopolhukam Dipanggil Polisi, Itu Namanya Jeruk Makan Jeruk

“Disanakan (BKSDA) ada penyidik PPNS, laporannya mungkin masuk disana. Karna kan ada penyidikanya BKSDA. Mungkin BKSDA bersama Polres Konawe,” kata Dolfi saat dihubungi kendarinesia, pada Minggu (29/08).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Yacob Kamaru yang dikonfirmasi juga mengatakan jika pihaknya tidak menerima laporan terkait aksi TKA China yang menguliti buaya lalu dijadikan sop di PT OSS, Morosi, Konawe.

Baca Juga  Garang Ancam Penggal Polisi Gegara ‘Ngefans’ HRS, DB Ciut Saat Dibawa Petugas

“Yang tangani BKSDA, karena disitu sudah ada penegakan hukumnya untuk kasus-kasus seperti itu. Jadi laporannya tidak masuk ke kita (Polres Konawe) karna mereka yang tangani,” jelas Yacob, pada Minggu (29/08).

Sumber: kumparan.com

Tinggalkan Balasan