Rocky Gerung Sebut Wacana Amandemen Bentuk Kedunguan MPR

  • Bagikan
Rocky Gerung
Rocky Gerung/Ist

IDTODAY NEWS – Pengamat kebijakan publik Rocky Gerung menganggap wacana amandemen UUD 1945 sebagai ‘kedunguan’ MPR. Pernyataan ini keluar dalam diskusi Indonesia Leaders Talk ke-58 ‘Amandemen: Perlu atau Pesanan’, Jumat (10/9).

“Ini satu peristiwa yang akan dicatat oleh sejarah tentang kedunguan MPR, kenapa? Ini kan seperti kita mau renovasi rumah tapi rakyat nggak bergairah untuk ide itu,” kata Rocky.

Baca Juga  Erick Thohir Pastikan Kebutuhan Oksigen Medis Di RS Covid-19 Dipasok BUMN

Menurutnya, tak ada urgensi untuk melakukan amandemen. Semestinya, amandemen adalah wacana yang dicetuskan oleh rakyat.

“Nggak ada semacam urgensi apalagi kepentingan yang tiba-tiba jadi urusan publik soal amandemen ini, memang ini bukan ide yang didorong oleh rakyat, ini ide yang didorong-dorong oleh dua orang doang, yang satu presiden, satu ketua MPR dengan kepentingan yang sangat pragmatis, itu yang terbaca oleh publik,” jelas mantan dosen filsafat UI itu.

Baca Juga  Soal Mahar Pilkada Firdaus-Rusli Ke PAN Sudah Clear, Jangan Dibesar-besarkan Lagi

Rocky menjelaskan, MPR seharusnya mengedepankan kepentingan rakyat. Dalam hal amandemen, hanya rakyat yang bisa mendorong MPR untuk melakukan perubahan.

“MPR dia punya arogansi untuk mengatakan dia berhak mengubah undang-undang, dari mana kita kasih dia hak mengubah konstitusi? Lalu dia bacakan pasalnya itu kewenangan MPR, loh MPR saya beri dia kewenangan untuk memproses kepentingan saya, saya nggak punya kepentingan mengubah konstitusi, masa dia bilang kewenangan dia,” terang dia.

Baca Juga  Sindir Rocky Gerung, Ali Ngabalin: Dia Jadi Dungu dan Tolol

Sumber: jitunews.com

  • Bagikan