LaNyalla Mahmud Mattalitti
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Ist

Saling Bantu, LaNyalla Imbau Penyintas Covid-19 Ikut Donor Plasma Konvalesen

IDTODAY.CO – Di tengah tingginya kasus Covid-19, masyarakat perlu menumbuhkan kepedulian untuk membantu sesama. Salah satunya dengan melakukan donor plasma darah konvalesen oleh masyarakat yang pernah terjangkit Covid-19 dan sudah sembuh.

Menurut Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, penanganan kasus positif Covid-19 di Indonesia memerlukan terapi tambahan, seperti metode imunisasi pasif menggunakan plasma darah konvalesen penyintas.

Baca Juga  Buntut Penangkapan Edhy Prabowo, Saiful Anam: Awal Kehancuran Gerindra

Pemberian plasma darah penyintas, kata dia, bisa membantu penyembuhan pasien Covid-19, terutama mereka yang kondisinya kritis.

“Untuk itu saya mengimbau kepada masyarakat yang telah dinyatakan sembuh agar mendonorkan plasma darahnya untuk membantu saudara-saudara kita yang saat ini sedang berjuang melawan virus corona,” jelas LaNyalla dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/7).

Namun LaNyalla mengingatkan, penyintas yang bisa mendonorkan plasma konvalesen merupakan pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 minimal 14 hari. Selain itu, calon pendonor juga harus memperhatikan syarat-syarat lainnya.

Baca Juga  LaporCovid19 Sarankan Jokowi Tak Tiru Pejabat yang Mengaku Sudah Mendapat Vaksin Dosis Ketiga

“Penyintas yang bisa mendonorkan plasma darahnya adalah mereka yang berada di rentang usia 18-60 tahun, berat badan minimal 55 kg, kemudian diutamakan pria. Kalaupun wanita, syaratnya belum pernah hamil,” kata LaNyalla.

Selain itu, pendonor juga harus bebas keluhan medis paling sedikit dalam jangka waktu 14 hari, dan tidak pernah menerima transfusi darah selama 6 bulan.

LaNyalla mengingatkan, pendonor harus melakukan beberapa skrining, seperti skrining antibodi dan infeksi menular lewat transfusi darah sebelum memberikan plasma konvalesen.

Baca Juga  Jika Jokowi Tidak Lakukan Lockdown, Jangan Salahkan Corona Mengganas Saat Pilkada

“Petugas pengambil donor plasma darah penyintas harus tetap memperhatikan kualitas dan keamanan yang bisa dipertanggungjawabkan,” tuturnya.

Informasi juga bisa didapat dari layanan call center 117 ext 5 yang bekerja sama dengan Satgas Penanganan Covid-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan PMI.

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Balasan