Setelah Habib Rizieq Pulang, Situasi Jakarta seperti Mau Perang

Anggota DPD Prof Jimly Asshiddiqie,(Foto: jawa pos)

IDTODAY NEWS – Anggota DPD RI Prof Jimly Asshiddiqie menilai TNI sebaiknya tidak perlu terlibat dalam persoalan Habib Rizieq Shihab (HRS) yang baru pulang dari Arab Saudi.

Hal ini disampaikan Prof Jimly merespons hiruk pikuk pengerahan prajurit TNI oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman untuk mencopot baliho-baliho bergambar Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu di wilayah DKI Jakarta.

Baca Juga  Prof Jimly: Pancasila Merupakan Dokumen Tertinggi, Tidak Boleh Dikhianati

Menurut mantan ketua pertama Mahkamah Konstitusi (MK) itu, pengerahan TNI dalam mengatasi persoalan Habib Rizieq mengesankan situasi sudah seperti mau perang.

“Masalah HRS sebaiknya jangan diatasi kayak perang,” kata Prof Jimly, dikutip dari jpnn.com, Jumat, 20 November 2020.

Untuk itu, tokoh asal Sumatera Selatan ini menyarankan agar TNI tidak perlu terlibat seperti yang terjadi beberapa hari terakhir.

Baca Juga  6 Pendukung Habib Rizieq Ditembak Mati, FPI Buka Suara

Apalagi hanya untuk urusan baliho bergambar Habib Rizieq yang sebenarnya cukup ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Karena itu TNI tidak perlu melibatkan diri. Kalau urusan baliho sebaiknya digerakkan saja Satpol PP yang bekerja,” pungkas Prof Jimly.

Sumber: bentengsumbar.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan