IDTODAY NEWS – Perlindungan sosial melalui Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) berhasil menahan laju pengangguran, meski angka kemiskinan tetap meningkat.

Begitu disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/7).

“Program perlindungan sosial PCPEN pada 2020 telah mampu menahan lonjakan kenaikan kemiskinan dan pengangguran. Tingkat pengangguran terbuka dapat ditahan pada level 7,07 persen meskipun memang meningkat dibandingkan 2019 yang sebesar 5,23 persen,” kata Sri Mulyani.

“Begitu juga tingkat kemiskinan dapat kita jaga tidak melonjak sangat tinggi menjadi 10,19 persen, meningkat dari 9,22 persen pada 2019,” imbuhnya.

Selain itu, kata Sri Mulyani, pandemi mengakibatkan kenaikan rasio ketimpangan atau gini rasio. Yaitu mengalami kenaikan menjadi 0,385 dibandingkan tahun 2019 sebesar 0,380.

“Meskipun demikian, indeks pembangunan manusia pada 2020 masih tetap dapat kita tingkatkan menjadi 71,94 dibanfingkan tahun sebelumnya 71,92,” terangnya.

Capaian tersebut, diklaim Sri Mulyani sebagai hasil dari Program PCPEN yang dilakukan pemerintah dalam merespons pandemi Covid-19.

Baca Juga  Danny Pomanto Ingin ‘Bersih-bersih’, Projo Sulsel: Lebih Baik Sowan ke Jusuf Kalla, Ilham Arief Sirajuddin hingga Nurdin Abdullah

“Ini adalah suatu hasil dari berbagai pelaksanaan PCPEN 2020 yang begitu responsif menghadapi guncangan pandemi,” pungkasnya.

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan