Survei Terbaru : Anies Unggul, AHY Melejit dan Prabowo Tergeser

Survei Terbaru : Anies Unggul, AHY Melejit dan Prabowo Tergeser
(Foto: liputan4.com)

IDTODAY NEWS – Hingga hari ini publik terus menanti figur kuat yang berkapabilitas tinggi baik nasional dan daerah yang akan menjadi suksesor Jokowi di tahun 2024. Pasalnya Presiden RI ke-7 tersebut dipaksa secara konstitusional berhenti karena telah menjabat selama 2 periode. Apalagi sampai sekarang konstelasi politik di Indonesia cenderung dinamis.

“Per hari ini saja, beberapa peristiwa politik yang terjadi di tanah air misalnya saja gabungnya Gerindra yang selama ini sebagai pemimpin oposisi selama 10 tahun belakangan ini ke dalam koalisi pemerintah, pro-kontra UU Cipta Kerja dan revisi UU Pemilu, kasus korupsi bansos yang menyeret elit PDI-Perjuangan juga manajemen penanganan bencana di Indonesia adalah basisnya,” tutur Herry Mendrofa, Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) pada Kamis (11/2/2021) melalui keterangan persnya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Tanggapi AHY, Hendrawan Supratikno: Apa Alasan Orang Ingin Ambil Alih Demokrat?

Berdasarkan peristiwa politik ini, Dia meyakini bahwa akan ada implikasi politik terhadap tren elektoral baik itu partai politik maupun figur yang digadang-gadang menjadi kandidat Presiden dan Wakil Presiden di tahun 2024.

“Terbukti selama kami melakukan survei yang bertajuk jika hari ini pilpres dilaksanakan maka siapa yang akan anda pilih sebagai Presiden, Anies Baswedan cukup mengungguli kompetitor lainnya dan berhasil mengumpulkan 20,7 persen responden yang memilihnya sekaligus menggeser Ganjar yang hanya mendapatkan 16,5 persen dan Prabowo 12,9 persen,” ujar Herry.

Baca Juga  Di Depan Bos Pertamina, Mulan Jameela Minta Harga Pertamax Turun Setara Premium

Baca Juga: Perampokan Uang Negara Sistematis, Demokrat Akan Tagih Janji KPK Cari Madam Bansos

Survei yang berlangsung dari 6-10 Februari 2021 tersebut mengambil sampel 2.800 orang responden dengan margin error sebanyak 2,8 persen ini secara mengejutkan menempatkan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dan Puan Maharani dijajaran 5 besar kandidat capres tahun 2024.

“Baik Anies ataupun AHY yang mendapatkan 16,9 persen itu adalah sama-sama merefleksikan politik alternatif serta kejenuhan politik. Anies kuat sebagai Gubernur ibukota sedangkan AHY adalah Ketua Umum partai termuda cukup membantu kerja politiknya. Disamping itu pula upaya pendongkelan terhadap AHY dari Ketum Demokrat juga cukup menuai simpatik publik,” tandasnya.

Baca Juga  Aktivis 98 Deklarasikan Barikade 98: Kawal Pemerintahan Jokowi dari Kudeta

Lain halnya dengan Puan Maharani, Herry menyebutkan figur representatif ini cukup menarik perhatian karena muncul sebagai kandidat yang layak diperhitungkan oleh kandidat lainnya.

“Puan adalah Ketua DPR-RI perempuan pertama, pernah menjadi Menko saat Jokowi-JK berkuasa hingga gerakan relawan yang cukup masif membangun elektabilitasnya sebagai kandidat Presiden di 2024. Hal ini menjadi faktor menguatnya Puan di 6,2 persen,” tukasnya.

Baca Juga  Bukan Habib Rizieq, Terkait Kasus Kerumunan FPI Polisi Harus Periksa Mahfud MD

Baca Juga: Politikus PDIP soal Buzzer: Sikapi dengan Arif, Ini Jenis Pekerjaan Baru

Selain itu Dia menambahkan bahwa pergeseran pola-pola pendekatan figur politik baik nasional dan daerah pasca pandemi juga berpengaruh pada elektabilitas setiap kandidat.

“Pendekatan konvensional akan kalah dengan pendekatan modern. Konsistensi dalam konteks mendominasi teknologi daring untuk mengaktualisasikan diri sebagai figur dan kandidat politik akan menjadi strategi yang terbilang efektif di era pandemi Covid-19. Setiap figur tetap harus bekerja ekstra untuk meningkatkan elektabilitasnya,” pungkas Herry.

Baca Juga  PBNU Sebut Abu Janda Tak Mengerti Islam Gegara Nge-twit 'Islam Arogan'

Adapun hasil survei yang dilaksanakan melalui wawancara langsung dengan mix method di 34 Provinsi Indonesia tersebut menempatkan 10 tokoh sebagai kandidat Presiden di 2024 terdiri atas 7 orang laki-laki serta 3 orang perempuan sebagai berikut :

  1. Anies Baswedan 20,7 persen
  2. Agus Harimurti Yudhoyono 16,9 persen
  3. Ganjar Pranowo 16,5 persen
  4. Prabowo Subianto 12,9 persen
  5. Puan Maharani 6,2 persen
  6. Sandiaga Uno 1,9 persen
  7. Airlangga Hartarto 1,3 persen
  8. Bambang Soesatyo 1,3 persen
  9. Tri Rismaharini 0,8 persen
  10. Khofifah Indar Parawansyah 0,6 persen
  11. Lainnya 20,9 persen
Baca Juga  Dulu Ahok Gak Punya Mobil, Sekarang Garasinya Penuh

Baca Juga: Amin Ngabalin: Pertemuan Abu Janda-Pigai Tak Menyelesaikan Masalah

Sumber: liputan4.com

Pos terkait