IDTODAY NEWS – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, terpilih sebagai anggota Komite Pengarah (Wakil Ketua) C40 Cities bersama Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, yang ditetapkan di London, Inggris, Jumat (4/11).

Anies Baswedan dijadwalkan akan memberikan arahan strategis kepada anggota C40 Cities. Dia akan berbicara mengenai kerjasama antar walikota anggota C40, untuk mendorong pemulihan ekonomi kota akibat dampak pandemi Covid-19.

Dalam siaran pers yang dibagikan, Anies Baswedan mengajak anggota C40 untuk bersama-smaa memulihkan perekonomian kota melalui pendekatan yang ramah lingkungan dan berkeadilan, serta penanganan krisis iklim.

“Perkembangan terkini di kawasan Asia Timur, Tenggara, dan Oseania telah menciptakan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya. Yaitu, kolaborasi bersama generasi muda, sektor swasta, pemerintah nasional, serta mitra non-pemerintah lokal maupun internasional,” ujar Anies dalam, Sabtu (4/11).

DKI Jakarta, lanjut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini, akan berusaha meningkatkan kerjasama dengan kota-kota dan para pemangku kempentingan terkait ntuk mencapai tujuan gerakan perbaikan iklim ini.

“Jakarta bertekad memperluas jangkauan C40 untuk bekerja sama dengan kota dan para pemangku kepentingan lainnya, dalam rangka memenuhi tujuan dari implementasi aksi iklim yang transformatif, mengacu pada Perjanjian Paris (Paris Agreement),” ucapnya.

Baca Juga  Polisi Jemput Pelaku Penyerangan Ustadz Muhammad Zaid Maulana, Doyan Minum Tuak

Selain itu, terkait kebijakan penanganan pencemaran udara, Pemprov DKI Jakarta telah mengesahkan Peraturan Gubernur (Pergub) 66/2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor pada bulan Juli 2020.

Anies menerngkan, saat ini sedang disusun revisi terkait Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak dan revisi ISPU dengan memasukan parameter PM2,5 didalam perhitungan.

Pada bulan Agustus 2019 lalu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 66 tetang Pengendalian Kualitas Udara, dimana terdapat 7 (tujuh) aksi untuk mengendalikan pencemaran udara.

Pengembangan fasilitas untuk mendukung penggunaan kendaraan bebas emisi seperti sepeda dan bus listrik, juga terus diupayakan. Pesepeda menempati prioritas kedua sebagai pengguna jalan setelah pejalan kaki.

Dengan begitu, pembangunan jalur sepeda juga menjadi prioritas sejak 2019. Saat ini sepanjang 78,4 kilometer jalur sepeda telah dibangun pada 22 ruas jalan, dari total target pembangunan mencapai 500 kilometer pada 2030.

Baca Juga: Seret Nama Fahri Hamzah, Effendi Gazali Bongkar 5 Kelompok yang Terlibat dalam Ekspor Benih Lobster

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan