Ruhut Sitompul dan Refly Harun
Ruhut Sitompul dan Refly Harun

Terus Nyinyir Soal KAMI, Refly Harun Sindir Keras Ruhut Sitompul

IDTODAY NEWS – Sindiran politikus PDIP Ruhut Sitompul terhadap tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dibalas oleh Refly Harun. Dia lantas menyindir keras Ruhut yang dinilainya asal bunyi, padahal seorang sarjana hukum.

Refly yang menjadi bagian dari KAMI mengaku tidak tertarik dengan pernyataan Ruhut yang menyebutnya masuk dalam barisan sakit hati.

“Saya sebenarnya tidak tertarik membahas, jawab-menjawab, soal sakit hati dan sebagainya,” kata Refly seperti dilansir dari suara.com, Selasa (25/8/2020).

Baca Juga  Imam Shamsi Ali: Tudingan Radikal Kepada Din Syamsuddin Upaya Membungkam Kritik, Itu Pengkhianat Demokrasi

Lantaran terlalu sering dituding sebagai pihak yang sakit hati, Refly mengatakan pihak-pihak yang menyindirnya tidak kreatif.

“Lalu saya bilang, saya waktu di Kompas TV, saya bilang ini sudah ke-700 kali saya mendengar ini. Lalu ketika bertemu lagi, saya bilang sudah ke-750 kalinya,” ujar mantan Komisaris Utama PT Pelindo ini.

Selain membantah dirinya bukan merupakan orang-orang sakit hati, Refly juga menanggapi sindiran politisi PDIP Ruhut Sitompul tentang pemecatannya dari jabatan Komisaris Utama perusahaan BUMN PT Pelindo.

Baca Juga  Gus Nur Ditangkap Polisi, Denny Siregar Curiga Refly Harun Sengaja Menjebaknya

“Ketika saya di Pelindo selama satu tahun lebih, perusahaan tersebut enggak ada masalah karena tetap ada pertumbuhan dari tahun sebelumnya ke tahun berikutnya, di mana satu tahun itu saya ada,” ungkap Refly.

Ia membantah bahwa perusahaan yang dipimpinnya itu menyebabkan kerugian.

“Tapi memang karena kondisi 2019 itu adalah kondisi yang lagi musim pemilu, hampir semua perusahaan mengalami pengurangan keuntungan bersih. Untungnya tidak rugi, Coba kalau rugi, Bang Ruhut mau ngomong apa lagi jangan-jangan?” sindir Refly Harun.

Baca Juga  Suharso Deklarasi Caketum PPP, Achmad Baidowi: Khofifah, Gus Ipul Dan Sandiaga Juga Didorong Maju

Refly menambahkan bahwa dalam menjalankan perusahaan BUMN, yang bekerja bukan hanya Komisaris Utama saja namun juga tim. Ia juga menjelaskan bahwa jajaran direksi pun tidak bisa mengklaim kalau itu kerja dia.

“Gitu ya, Bang Ruhut? Nanti bisa dicek, mudah-mudahan sempat ngecek. Jangan asal bunyi aja, Bang, enggak enak masa sarjana hukum asal bunyi? Mohon maaf,” sentil Refly Harun.

Baca Juga  Nasib Ketua DPC Gerindra Ali Lubis Usai Minta Anies Mundur dari Gubernur DKI Jakarta

Sentilan ini dilontarkan Refly untuk menanggapi sindiran Ruhut Sitompul.

“Saya bisa mengerti gimana perasaan mereka, kenapa mereka melahirkan KITA. Yang sana KAMI, yang ini KITA. Tapi saya tetap mengatakan, saya mengerti karena KITA ini tahu yang deklarasi di KAMI itu bukan orang yang tidak pernah diberi kesempatan (oleh pemerintahan Jokowi), mereka pernah diberi kesempatan, tetapi apa yang mereka lakukan?” kata Ruhut dalam video yang diposting di akun Twitter-nya.

Baca Juga  Petinggi KAMI Ditahan, Dedi Kurnia Syah: Yang Layak Ditangkap Kriminal Bukan Kritikus Kebijakan

Ruhut dalam rekaman video kemudian menyindir sikap Refly Harun, salah satu pendukung kelompok KAMI. Refly Harun merupakan pakar hukum yang pernah dua kali diangkat menjadi komisaris utama perusahaan BUMN di era Jokowi.

“Contohnya Refly Harun, orang pintar, tidak semilitan seperti kawan-kawan saya di KITA. Refly Harun sudah dua kali jadi komisaris utama bos di BUMN, karena nggak punya prestasi, dihentikan, jadi barisan sakit hati, gabung sama para barisan sakit hati lainnya,” kata Ruhut.

Baca Juga  Demo Tolak Omnibus Law di DPRD Jateng Diwarnai Lemparan Botol-Bambu

“Udah, belajarlah menunjuk hidung sendiri sebelum menunjuk hidung orang lain.” ujar dia.

Sumber: law-justice.co

Tinggalkan Balasan