Cuitan Jokowi Direkayasa, Ini Analisa Arief Poyuono, Ternyata…

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono,(Foto: pojoksatu.id)

IDTODAY NEWS – Tangkapan layar cuitan Presiden Joko Widodo (Jokowi) viral di media sosial. Akan tetapi, dipastikan, itu adalah hasil rekayasa digital.

Pasalnya, dalam cuitan aslinya, foto yang diunggah orang nomor satu itu tak sama alias berbeda.

Dalam tangkapan layar hasil rekayasa, terlihat sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) tengah berfoto berpose bersama.

Dalam foto tersebut, mereka yang berfoto tak mengenakan masker usai Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) di Bali.

Sementara keterangan atau caption dalam cuitan itu dibiarkan atau tidak direkayasa.

Baca Juga  Saleh Daulay Desak Uji Klinis Dan Penerbitan UEA Untuk Ivermectin Dipercepat

Sedangkan pada cuitan aslinya, Presiden Jokowi menyertakan sebuah kartun yang disertai pertanyaan soal pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Cuitan itu sendiri diunggah Jokowi pada 8 Agustus 2020 lalu.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menyebutkan, ada sejumlah pihak yang ingin mengaburkan pembahasan pertemuan menteri di Bali tersebut.

Padahal, kata Arief, pertemuan itu digelar sebagai langkah koordinasi dalam penanggulangan Covid-19.

“Ada yang coba mengacaukan kebenaran yang terjadi saat pertemuan menteri-menteri di Bali untuk membahas penanggulangan Covid-19 dan PEN,” ujar Arief kepada wartawan, Senin (24/8).

Baca Juga  Bela Jokowi, Ferdinand Sentil Partai Demokrat: Jangan Turunkan Martabat Presiden

“Di mana twitt yang diposting di akun twitter presiden dimanipulasi untuk memojokkan group menteri yang melakukan pertemuan di Bali yang dianggap tidak pakai masker saat ada foto bareng,” dia menguraikan.

Arief pun menekankan bahwa sebelum semua peserta naik pesawat, sudah lebih menjalani tes swab.

Karena itu, anak buah Prabowo Subianto ini meminta kepolisian bertindak.

“Polisi perlu melakukan penyelidikan terhadap orang yang telah memanipulasi akun Presiden Jokowi yang sudah merugikan dan hoaks,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono menyebutkan bahwa seluruh peserta RKTM diwajibkan swab tes sebelum berangkat ke Bali.

Sigit yang ada dalam foto tersebut menyebutkan, bahwa masker hanya dilepas saat foto diambil.

Sedangkan, selama acara dilakukan protokol kesehatan dengan ketat terutama menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Semua peserta selalu menggunakan masker saat acara RKTM berlangsung tapi hanya melepas saat melakukan sesi foto,” tandasnya.

Sumber: pojoksatu.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan