Kapolri Tepati Janjinya, Bakal Rombak Penerapan UU ITE Biar Tidak akan Ada Lagi Saling Lapor

Kapolri Tepati Janjinya, Bakal Rombak Penerapan UU ITE Biar Tidak akan Ada Lagi Saling Lapor
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam Rapim TNI-POLRI. (Foto: Humas Polri)

IDTODAY NEWS – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan, pihaknya akan selektif dalam menerapkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE.

Penerapan UU ITE secara selektif itu bertujuan untuk menghindari istilah kriminalisasi.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Keperkasaan Ganjar Di Survei Bukan Berarti Mudah Mengalahkan Prabowo Di 2024

Hal itu disampaikan Kapolri usai Rapim TNI-Polri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Senin (15/2/2021).

“Undang-Undang ITE juga menjadi catatan untuk kedepan betul-betul kita bisa laksanakan penegakan hukum secara selektif,” ujarnya.

Mantan Kabareskrim ini mengungkap, selama ini penerapan UU ITE terkesan dianggap pasal karet dalam menuntaskan kasus-kasus ujaran kebencian.

Baca Juga: JK Tak Percaya Pada Itikad Baik Jokowi Minta Dikritik

Baca Juga  Dekan FH UMY: Maklumat Kapolri Berlebihan dan Tidak Miliki Dasar Hukum Cukup

Atas hal itulah, langkah penerapan selektif itu dilakukan untuk menghindari adanya upaya saling lapor.

“Langkah ini dilakukan untuk menghindari adanya upaya saling lapor menggunkan pasal-pasal yang dianggap karet dalam UU ITE,” terangnya.

Tak hanya itu, kata mantan Kapolda Banten, pihaknya juga akan lebih mengedepan edukasi dan persuasi dengan langkah-langkah yang bersifat restorative justice.

Akan tetapi, ia juga menghimbau agar masyarakat dalam bermedia sosial harus tetap mematuhi aturan serta etika yang berlaku.

Baca Juga  Calon Kapolri Wajib Punya Chemistry dengan Presiden Jokowi

“Kita akan mengedepankan edukasi, mengedepankan sifat persuasi dan kemudian kita upayakan untuk langkah-langkah yang bersifat restorative justice,” pungkas Listyo.

Baca Juga: Saran IPW, Kalau TNI-Polri Pakai Cara Ini, Dijamin KKB Langsung Keok

Sumber: pojoksatu.id

Pos terkait