Karut Marut Penanganan Covid-19 yang Inkonsisten, Rocky Gerung Sentil Kinerja Jokowi

ROCKY Gerung dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).* /Kolase tangkapan layar YouTube/Rocky Gerung Official dan Instagram/jokowi (Foto: Pikiran-rakyat.com)

IDTODAY NEWS – Penanganan Covid-19 di Indonesia hingga kini dinilai masih kurang maksimal, hal tersebut jadi sorotan Rocky Gerung.

Rocky Gerung kembali angkat bicara mengenai berbagai kebijakan Presiden Jokowi dalam penanganan Covid-19 di Indonesia yang kerap berubah-ubah.

Menurutnya ketidakkonsistenan tersebut akan menjadi bom waktu dan membuat sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju menjadi gerah.

Pendapatnya tersebut ia sampaikan melalui kanal YouTube pribadinya.

Rocky juga menjabarkan faktor yang membuat kebijakan pemerintah berubah-ubah tak lain sebagai cerminan dari presiden yang enggan mendengar saran ahli.

Baca Juga  Jika Klaim Jokowi Soal Covid-19 Benar, Tidak Mungkin Indonesia Dilarang Masuk Ke Negara Lain

“Akhirnya bukan hanya rakyat yang bingung, tetapi juga para menterinya ikutan bingung,” kata Rocky.

Presiden Jokowi, lanjut Rocky, sering mengubah kebijakan terkait penanganan Covid-19. Langkah itu, tambahnya, akan membuat sejumlah menteri yang masih punya akal sehat, menjadi gerah.

Sebagaimana diberitakan dalam Galamedia.com dalam artikel “Rocky Gerung Sebut Ada Menteri Berakal Sehat yang Mulai Gerah dengan Jokowi”, dia pun memprediksikan tidak lama lagi ada 3-4 menteri yang akan siuman.

Baca Juga  Menlu China Wang Yi Kunjungi Indonesia 12-13 Januari, Bertemu Luhut dan Jokowi

“Lihat saja nanti, setelah Buya Syafii, akan ada 3-4 menteri yang siuman. Bisa saja Mahfud MD, Sri Mulyani, dan beberapa lagi. Ini cuma prediksi saya,” tuturnya.

Baca Juga: Tiga Negara Eropa Kompak Tekan Tiongkok, Kecam Perangai Beijing di Laut China Selatan

Rocky juga menyinggung soal posisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang terjepit dalam menangani Covid-19.

Baca Juga  Sindir Habib Rizieq, Dewi Tanjung: Kira-kira Punya Nyali Nggak Datang Sendirian ke Polda Metro Jaya?

Menurut dia, Anies seoleh lebih lebih berbahaya daripada pandemi Covid-19, karena orang yang bersebrangan selalu melihatnya dari kacamata politik.

Ia pun tak heran jika saat ini pihak Istana sedang berupaya mematikan langkah Anies Baswedan dalam jabatannya. Saking fokus ke Anies, tambah Rocky, membuat pemerintah mulai melupakan tugasnya mematikan pandemi Covid-19.

Sumber: pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan