Pendemo Berdaster: KPK Tidak Banci, Tangkap Dan Adili Puan Maharani Dan Herman Herry

Pendemo Berdaster: KPK Tidak Banci, Tangkap Dan Adili Puan Maharani Dan Herman Herry
Demonstran berdaster menuntut KPK segera menangkap Herman Herry dan Puan Maharani/RMOL

IDTODAY NEWS – Sejumlah mahasiswa dan pemuda mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menangkap dua petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam kasus dugaan suap bantuan sosial (Bansos) sembako untuk wilayah Jabodetabek 2020.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, sebanyak 10 pemuda dan mahasiswa ini datang ke Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada pukul 14.30 WIB.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Boyamin Saiman Ungkap Dapat Informasi dari Intelijen, Harun Masiku Sudah Meninggal

Sebanyak enam dari sepuluh orang pria ini terlihat mengenakan daster yang biasa dipakai oleh Ibu-ibu.

Selain itu, mereka juga terlihat membawa atribut aksi. Seperti poster dan spanduk.

Pada poster yang dibawa, terlihat gambar politisi PDIP, Herman Herry dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Dibawah gambar kedua wajah politisi PDIP itu juga ada sebuah tulisan. Yaitu tulisan “Periksa Madam Puan Maharani” dan “KPK Kapan Tangkap Herman Herry???”.

Baca Juga  Ganjar Bukan Darah Biru PDIP, Pilpres 2024 Prabowo Duet dengan Puan?

Dalam orasinya, koordinator lapangan dari Forum Mahasiswa Nusantara (Formasa) dan Pemuda Muslimin Indonesia ini menjelaskan, maksud kehadirannya ke Gedung Merah Putih KPK dengan menggunakan pakaian daster.

“KPK tidak perlu memakai kostum kami disini. KPK Tidak perlu memakai daster seperti kami di sini. Kami yang sudah memakai daster ini mendorong KPK bahwa KPK tidak banci, KPK tidak tumpul ke bawah,” tegas sang orator, Ari Santoso seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Rabu siang (27/1).

Baca Juga  Nurdin Abdullah Mau Dilepas? Biar Tak Dicap Masuk Angin, KPK Harus Jelaskan

Karena menurut Ari, dari perkembangan kasus yang menjerat Juliari Peter Batubara (JPB) saat menjabat sebagai Menteri Sosial ini juga diduga kuat terlibat petinggi di PDIP.

Yaitu, Puan Maharani yang diduga disebut sebagai sosok “Madam”, dan Herman Herry yang disebut turut mendapatkan proyek Bansos ini.

“Kita cuma ingin mendorong KPK untuk secepatnya mencari kebenaran, mencari perkembangan kasus tindak pidana korupsi bantuan sosial ini. Tema besarnya, tangkap dan adili terduga kasus bantuan sosial saudari Puan Maharani dan saudara Herman Herry,” pungkasnya.

Baca Juga  Jaksa Sebut Dugaan Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan Mirip Dengan Kasus Jiwasraya

Baca Juga: 153 WN China Masuk Saat PPKM, Azis: Banyak Rakyat Ngganggur Kenapa Datangkan TKA?

Sumber: rmol.id

Pos terkait