IDTODAY NEWS – Foto Puan Maharani dan Anies Baswedan bersandingan sebagai calon presiden dan wakil presiden 2024 muncul di sosial media. Kemunculan itu lantaran adanya dukungan dari politisi PDI Perjuangan Effendi Simbolon yang menyuarakan paket pasangan itu.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Syuro PKS Hidayat Nurwahid menyampaikan bahwa yang bisa mencalonkan pasangan presiden dan wakil presiden untuk 2024 itu partai politik bukan kader perorangan.

“Kalau atas nama pribadi itu tidak ada kewenangan konstitusional, yang mencalonkan itu partai politik atau gabungan partai politik begitu kata UUD,” ucap HNW kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/8).

Sikap PKS sendiri, kata HNW, telah jelas akan mengusung calon presiden dan wakil presiden dari kadernya sendiri sembari memperhatikan perkembangan situasi politik ke depan.

Namun, lanjut HNW, PKS tidak menampik PKS diidentikkan mengusung Anies lantaran sebelumnya sempat mendukung Anies dalam pemilihan gubernur (Pilgub) di 2017 silam.

“Kami belum menyebut siapapun tapi bahwa kemudian ada nama Pak Anies Baswedan ya memang tidak bisa dipungkiri bahwa beliau sosok nama, orang sudah tahu bahwa PKS sudah mengusung beliau, dan memenangkan beliau sebagai gubernur DKI, sehingga banyak orang mengatakan wajar kalau PKS akan mengusung beliau,” katanya.

Baca Juga  100 Dokter Korban Covid-19, Saleh Partaonan Daulay: Itu Ada Rp300 Juta yang Dijanjikan Pemerintah

“Tapi tu juga belum menjadi keputusan di majelis Syuro karena keputusan majelis syuronya baru akan diambil nanti. Prinsipnya, untuk Capres maupun Cawapres ada dari kader PKS,” imbuhnya.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu digaduhkan dengan isu politik dengan pencalonan presiden dan wakil presiden karena pandemi belum berhasil ditangani pemerintah dengan baik selama satu setengah tahun ini.

Sebab, dijelaskan Hidayat Nur Wahid saat ini banyak orang susah karena terdampak Covid-19, mulai kemiskinan dan bertambahnya korban PHK.

“Jadi jangan membuat kegaduhan yang tidak perlu, berikanlah setiap partai untuk melaksanakan keputusannya, untuk melaksanakan hak konstitusionalnya, pada saat nantilah partai yang memtuskan siapa yang jadi calon presiden dan wakil presiden,” tandasnya.

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan