IDTODAY NEWS – Pandemik Covid-19 tidak hanya telah berdampak kepada kesehatan, namun juga sektor perekonomian. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun kini dihadapkan pada dilema.

Di satu sisi keselamatan dan nyawa warga merupakan prioritaskan utama, namun di sisi lain masyarakat banyak yang menjerit akibat kehilangan pemasukan lantaran usahanya ditutup sementara.

Kondisi tersebut turut dialami para pekerja seni dan pengusaha bioskop yang usahanya terpaksa dihentikan sementara oleh Pemprov DKI Jakarta.

Kendati begitu belakangan berdasarkan masukan dari para pakar, Gubernur Anies akhirnya mengizinkan bioskop di ibukota untuk kembali beroperasi dalam waktu dekat.

Kabar itu disambut hangat bukan hanya dari kalangan pengusaha dan pekerja seni, namun juga masyarakat pada umumnya.

Tapi tidak bagi para buzzer dan pembenci Anies Baswedan. Hal ini justru dimanfaatkan mereka untuk kembali mencoba menjatuhkan orang nomor satu di Jakarta itu.

Dilema ini pun turut dikomentari politisi Partai Demokrat Taufik Rendusara. Menurutnya, haters selalu mencari-cari kesalahan dari setiap kebijakan yang diambil oleh orang yang dibenci.

Baca Juga  Anies Bantah Penghargaan STA Hasil Kerja Ahok: Penilaian 18 Bulan Terakhir

“Mas Gubernur Anies Baswedan didemo berkali-kali oleh warga yang kerja di bidang hiburan. Haters teriak Anies nggak punya empati, mereka butuh makan,” ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Kamis (27/8).

“Lalu Anies saat ini akan mulai membuka bioskop. Haters kembali teriak, “masih covid woi”,” jabarnya.

Taufik menegaskan, pada prinsipnya prioritas Gubernur Anies selama Covid-19 masih mewabah adalah keselamatan warga.

Baca Juga  Sama-sama Punya Tantangan, Ganjar Dan Anies Sosok Potensial Maju Pilpres 2024

Namun di samping Kesehatan tertangani, perekomian juga harus terbantu agar masalah sosial tidak timbul.

“Itu urutannya. Jadi buat residu pilkada: Maju kotanya jangan sedih hatersnya,” sindir Taufik.

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan