Mendagri Tito Krnavian. Foto/youtube/Sindonews
Mendagri Tito Krnavian. Foto/youtube/Sindonews

Tito Karnavian Minta Pilkada Jadi Momentum Genjot Peredaran Uang

IDTODAY NEWS – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) dapat mendorong roda perekonomian. Pesta demokrasi tingkat lokal ini juga bisa menjadi palagan adu gagasan untuk menangani pandemi Covid-19.

Dia mengatakan saat ini merupakan momentum yang sangat penting bagi daerah untuk menentukan pemimpinnya. Pilkada juga harus dijadikan ajang untuk mengendalikan menekan penyebaran Covid-19.

Baca Juga  Terkait Anggaran Influencer Rp 90,45 Miliar, KPK Di Minta Jangan Diam

“Kalau hanya oleh pemerintah pusat saja tidak akan bisa maksimal. 270 daerah ini men-trigger daerah-daerah lain,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (27/8/2020).

Tito mengungkapkan meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mensinergikan beberapa kegiatan dalam Pilkada 2020 dengan penanganan pandemi Covid-19. Misal, topik debat para calon kepala daerah dan alat peraga kampanye.

“Bisa saja, stiker bergambar pasangan calon. Masker kain dengan gambar dan nomor pasangan calon sehingga bisa untuk mengangkat elektabilitas dan popularitas. Akan tetapi, bermanfaat untuk pengendalian pandemi di daerah,” tuturnya.

Baca Juga  Sikapi Mahfud MD, Demokrat: Jangan Bohong, Baru Kali Ini Perampasan Ketum Partai Menempatkan Pejabat Penguasa

Dalam kunjungannya di Jambi, Mantan Kapolri itu meminta seluruh pemerintah daerah (pemda) untuk menuntas realisasikan anggaran belanja daerahnya. Hal itu nantinya dapat meningkatkan uang beredar di masyarakat dan menstimulus perekonomian daerah.

Dalam belanja daerah, Provinsi Jambi berada di posisi tiga terbawah dengan realisasi 25,9 persen. Perekonomian ikut terdampak pandemi Covid-19. Banyak aktivitas yang sempat terhenti atau tidak berjalan maksimal selama beberapa bulan.

Baca Juga  LPKAN: Hati-hati, Incumbent Berpotensi Mempolitisasi ASN Di Pilkada 2020

“Kalau uangnya beredar, akan menjadi stimulant bagi ekonomi masyarakat supaya bangkit. Menghabiskan sisa 70 persen dalam waktu sekian bulan ke depan tidak gampang. Oleh karena itu, mohon untuk segera dipacu,” pungkasnya.

Sumber: sindonews.com

Tinggalkan Balasan