Tjahjo Kumolo Blak-blakan, Ada Menteri Tak Patuh Perintah Presiden

Tjahjo Kumolo
MenPAN-RB Tjahjo Kumolo usai memberikan penghargaan zona integritas kepada instansi dan lembaga pusat serta daerah di Menara Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2019).(Foto: KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari)

IDTODAY.CO – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo blak-blakan menyebut ada menteri di Kabinet Indonesia Maju yang tidak melaksanakan visi misi presiden. Pembantu presiden ini malah berjalan sendiri.

Bukan hanya menteri, Tjahjo juga menyindir pejabat eselon 1 dan 2 yang menjabarkan visi misi presiden dengan pandangan berbeda sehingga jadi berseberangan.

Bacaan Lainnya

Padahal seluruh menteri, pejabat eselon 1 dan 2 di pusat sampai daerah wajib melaksanakan visi misi presiden.

“Berkali-kali diingatkan, tidak ada visi misi menteri. Yang ada itu visi misi presiden. Menteri wajib melaksanakan visi misi presiden. Bukan visi misinya dia,” kata Menteri Tjahjo, Sabtu (30/8).

Begitu juga dengan para pejabat eselon 1 dan 2, wajib menjalankan visi misi presiden itu. Bukan malah memperlambat capaian visi misi presiden.

Seluruh pejabat di daerah sampai pusat harus tegak lurus mengikuti kebijakan yang dicanangkan presiden selama lima tahun ke depan.

Baca Juga  SBY Sindir Pemerintahan Jokowi Terkait Kritik, Jika Obatnya Tepat Maka Dosisnya juga Tepat

Untuk pemerintahan, kata Tjahjo, presiden menginginkan ada penyederhanaan birokrasi. Yaitu pemangkasan eselon III, IV, V dan pengalihan 1,6 juta PNS dari jabatan administrasi ke fungsional.

Sedangkan untuk kelembagaan, dilakukan pembubaran terhadap lembaga-lembaga yang tidak relevan lagi.

“Kalau ada menteri dan pejabat eselon 1 dan 2 yang tidak setuju dengan itu, ya lebih baik berada di luar. Tunggu saja sampai 2024 sampai pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin selesai,” tandasnya.

Sumber: pojoksatu.id

Pos terkait