Tukang Bakso Dihajar Denda Rp 5 Juta karena Langgar PPKM, Holywings Bagaimana?

  • Bagikan
Tukang Bakso Dihajar Denda Rp 5 Juta karena Langgar PPKM, Holywings Bagaimana?
Aparat merazia kerumunan anak muda di restoran Holywings Tavern kawasan Kemang, Jakarta Selatan. (Ist)

IDTODAY NEWS – Bar dan Resto Holywings Kemang, Jakarta dirazia karena kerumunan dan keramaian yang dinilai melanggar peraturan selama PPKM.

Video penggerebekan pun viral di media sosial dan mendapat sorotan dari para warganet. Mereka lantas menantikan sanksi apa yang akan diberikan pada pihak pengelola bar dan restoran tersebut.

Para warganet juga membandingkan kasus kerumunan Holywings dengan nasib tukang bakso di Tasikmalaya yang didenda karena melanggar aturan PPKM.

Baca Juga  PPKM Berlaku Mulai Besok, Airlangga: Penerapannya Di Seluruh Desa Dan Kelurahan

Hakim memvonis pengusaha bakso di Kecamatan Tawang. Sebab pada Rabu (7/7), Satgas COVID-19 Tasik mendapati pengelola bakso melayani pembeli makan di tempat. Hakim memvonis Rp 5 juta atau subsider 4 hari.

Lantas bagaimana dengan sanksi yang akan dijatuhkan kepada pihak pengelola Holywings?

Di media sosial Twitter, Holywings menjadi topik pembicaraan yang paling banyak dibahas oleh warganet pada Senin (6/9/2021).

Baca Juga  Penjelasan Mahfud MD Soal Kasus Habib Rizieq, Kematian 6 Laskar Dan Lahan Ponpes Di Megamendung

Mereka menanti akankah pihak Holywings dikenakan sanksi denda sebagaimana yang dikenakan pada tukang bakso dan beberapa pelaku usaha lainnya yang melanggar aturan PPKM.

“Kalau Holywings bagaimana? Cuma nanya karena penasaran,” ujar salah satu warganet.

“Kalau Holywings nggak mungkin 5 juta, kayaknya bakalan 500 ribu kayak mcd waktu ada antrian BTS Meal,” sindir salah seorang warganet.

“Harusnya didenda 5 juta perkepala tuh,” ujar warganet lain.

Baca Juga  Gibran Ditemukan Tewas di Ciliwung

“Holiwings bebas dari denda karena kasihan udah dibully netizen duluan. Biasalah unsur kemanusiaan,” ujar warganet lain.

Polisi sebut akan memproses

Polda Metro Jaya akan memeriksa pihak manajemen restoran dan bar Holywings. Mereka diperiksa atas kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan di massa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri mengatakan pemeriksaan ini menyikapi adanya temuan dari hasil inspeksi mendadak alias sidak. Berdasar hasil sidak yang digelar akhir pekan kemarin terdapat beberapa gerai restoran dan bar Holywings yang beroperasi di atas jam operasional.

Baca Juga  Viral Video Gisel Alami Pelecehan Seksual di Emperan Toko, Pelaku Diduga Stres

Kami akan lakukan pemeriksaan semua yang tersangkut di sini secara maraton sesuai dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/9/2021).

Berkenaan dengan itu, Yusri mengklaim pihaknya akan memberikan sanksi tegas kepada setiap pihak yang melanggar aturan PPKM. Sanksi tegas itu diberikan demi menekan terjadinya penularan Covid-19.

Baca Juga  Fadli Zon: Kasus HRS dan Munarman Tak Layak Diperpanjang

“Kami tekankan tidak akan tebang pilih, bukan cuma ini saja, siapapun yang melanggar prokes di masa PPKM ini akan kami proses semua,” katanya.

Kerumunan di Holywings tersebut oleh pihak berwenang telah melanggar aturan PPKM. Oleh sebab itu pihak pengelola telah diberikan teguran tertulis.

Bar dan restoran Holywings pun ditutup selama tiga hari berdasarkan keterangan dari Satpol PP.

Baca Juga  KPK Pastikan Kawal Bansos Covid-19 Selama PPKM Darurat

“Tempat Usaha Holywings Kemang, dikenakan sanksi Penutupan Sementara 3×24 jam oleh Petugas Satpol PP DKI Jakarta Minggu (5/9) setelah ditemukan terjadi pelanggaran ketentuan PPKM level 3 pada Sabtu Malam (4/9),” demikian bunyi keterangan unggahan Satpol PP, dikutip Senin (6/9/2021).

Sumber: suara.com

  • Bagikan