IDTODAY NEWS – Dalam 12 tahun terakhir ini, sudah 3 kali pejabat Kepala Badan Reserse Dan Kriminal (Kabareskrim) Polri naik menjadi Kapolri.

Yang pertama adalah Komjen Bambang Hendarso Danuri, yang menjabat sebagai Kapolri mulai tanggal 1 Oktober 2008 sampai 22 Oktober 2010. Yang kedua adalah Komjen Sutarman, yang menjabat sebagai Kapolri dari mulai tanggal 25 Oktober 2013 sampai 16 Januari 2015.

Dan yang ketiga adalah Komjen Idham Azis, yang menjabat sebagai Kapolri dari mulai tanggal 1 November 2019 dan akan resmi pensiun per tanggal 1 Februari 2021.

Akan tetapi, pergantian Kapolri tak mesti menunggu sampai pejabatnya pensiun.

Saat Jenderal Polisi Dai Bachtiar menjabat sebagai Kapolri, beliau sudah diberhentikan 7 bulan sebelum pensiun dan digantikan oleh Komjen Sutanto.

Baca Juga  Berembus Kabar Tito-Tjahjo Tukar Guling, Ray Rangkuti: Spekulasi PDIP Ingin Kontrol Plt Tidak Berlebihan

Jadi saat ini, jika sewaktu-waktu Presiden Joko Widodo memutuskan untuk melakukan pergantian Kapolri, maka itu sepenuhnya menjadi kewenangan dan hak prerogatif presiden. Yang penting, proses pemberhentian dan pengangkatan Kapolri, harus sesuai dengan Undang-Undang Polri.

Satu nama yang digadang-gadang dan diprediksi banyak pihak akan menjadi Kapolri yang baru adalah Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo.

Listyo berasal dari Angkatan 1991 dan pernah menduduki berbagai jabatan strategis yaitu Kepala Kepolisian Resor Pati (2009), Kepala Kepolisian Resor Sukoharjo (2010), Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Semarang, Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta (2011), Kasubdit II Dittipidum Bareskrim Polri (2012).

Baca Juga  Aktivis Desak Fraksi Pendukung Senapas Dengan Jokowi, Segera Revisi UU ITE

Kemudian Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara (2013), Ajudan Presiden RI (2014), Kepala Kepolisian Daerah Banten (2016), Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam Polri) dan Kabareskrim (2019 sampai sekarang).

Jika ternyata Listyo yang akan dipercaya dan ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Kapolri yang baru, maka itu artinya sejarah akan berulang untuk yang ke-4 kalinya dalam organisasi Bareskrim dipercaya dan ditunjuk presiden menjadi Kapolri adalah Kabareskrim Polri.

Tentu akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi Bareskrim jika pimpinan tertinggi mereka di Bareskrim yaitu Kabareskrim dipromosi menjadi Kapolri.

Tapi tampaknya Komjen Listyo sendiri tak ambil pusing tentang banyaknya pihak-pihak yang mendukung dan menjagokan ia menjadi Kapolri yang baru.

Baca Juga  Pengamat: Kapolri Akan Dijadikan NU Dan Muhammadiyah Mitra Terdepan

Ia terlihat tetap fokus untuk bekerja, bekerja dan terus bekerja. Terutama dalam sepekan terakhir ini, Listyo ikut turun langsung ke lapangan memimpin pengamanan aksi unjuk rasa yang marak dilakukan akhir-akhir ini.

Seperti halnya permainan sepak bola, yang justru lebih bersemangat adalah penonton dan pengamat. Begitupun halnya tentang pergantian Kapolri yang dalam waktu dekat akan segera terjadi.

Tentu seru, jika untuk ke-4 kalinya, sejarah berulang di Bareskrim jika Kabareskrim yang akhirnya dipercaya dan ditunjuk presiden jadi Kapolri yang baru.

Satu Bareskrim, akan jadi “panitia” untuk menyiapkan, mendampingi dan mengantar Kaba mereka melangkah ke jenjang lebih tinggi di Polri.

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan