Anies Sebut DKI Lebih Maju dari Nasional Soal Covid-19, PDIP: Berlebihan

Anies Sebut DKI Lebih Maju dari Nasional Soal Covid-19, PDIP: Berlebihan
JPO Gelora Bung Karno: Pejalan kaki melintas di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).(Foto: Antara/Aprillio Akbar)

IDTODAY NEWS – Anggota Fraksi PDI P DPRD DKI mengkritik pernyataan Gubernur Anies Baswedan tentang Jakarta lebih cepat dibanding nasional dalam penanggulangan wabah Covid-19.

Gilbert menilai pernyataan tersebut tidak tepat lantaran kondisi Jakarta saat ini masih mengkhawatirkan dan Anies juga belum bisa mengendalikan penularan Covid-19. “Pernyataan tersebut berlebihan, tidak menyentuh persoalan di masyarakat karena penularan Covid-19 tidak terkendali,” ujarnya saat dihubungi, Ahad 16 Agustus 2020.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain kata Gilbert, Pemerintah DKI juga meminjam dana kepada Pemerintah Pusat lantaran APBD DKI yang terdampak akibat pandemi. “Daerah lain yang APBD-nya lebih rendah dari DKI tidak meminjam ke pusat,” ujarnya.

Gilbert mengatakan seharusnya Anies fokus dalam pengawasan penerapan PSBB transisi yang belum membuahkan hasil dalam penanganan Covid-19 karena penambahan kasus baru positif terus meningkat dengan jumlah yang tinggi. Menurut dia, Anies telah gagal dalam menerapkan PSBB transisi.

Gilbert menambahkan kegagalan PSBB transisi ini akan memperburuk keadaan terutama ke sektor lain terutama ekonomi. “Kegagalan PSBB transisi dan ekonomi semakin terpuruk yang terdampak masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga  Vaksin Covid Akan Didatangkan dari China, Maruf Amin: Tak Halal Tak Masalah

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa Jakarta harus berada lebih maju dalam menanggulangi Covid-19. Hasilnya kata dia saat ini Jakarta lebih maju dari nasional.

“Perlu saya sampaikan di sini bahwa kita harus yang paling depan seperti sudah hari-hari ini terbukti kita selalu melangkah lebih cepat daripada nasional sekaligus dalam tanda kutip agak memberikan banchmark untuk teman-teman yang lain,” kata dia dalam unggahan video Youtube Pemprov DKI Jakarta.

Sumber: tempo.co

Pos terkait