Dewi Tanjung Doakan Anies Binasa, Andi Yusran: Bahasa Mencerminkan Kepribadiannya

Dewi Tanjung Doakan Anies Binasa, Andi Yusran: Bahasa Mencerminkan Kepribadiannya
Politikus PDI Perjuangan, Dewi Tanjung/RMOL

IDTODAY NEWS – Pernyataan kontroversial kembali dimunculkan politikus PDI Perjuangan, Dewi Tanjung.

Teranyar, ia mendoakan sejumlah tokoh termasuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Habib Rizieq Shihab, hingga Novel Baswedan binasa pada tahun 2021.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Ruhut Sebut Anies tak Mengerti yang Dikerjakannya: Enggak Malu Ngomong Begitu?

Menurut penilaian pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas), Andi Yusran, pernyataan Dewi Tanjung kali ini sudah melewati batas.

“Bahasa seseorang itu mencerminkan kepribadiannya!” tegas Andi saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (16/2).

Menurutnya, orang baik pasti akan menghindari perkataan yang buruk dan begitu juga sebaliknya.

Melalui akun @DTanjung15, Dewi Tanjung seolah mendoakan sejumlah tokoh, termasuk Anies Baswedan, mendapat azab dan binasa.

Baca Juga  Mengibarkan Bendera Putih Bentuk Kesadaran Etik Presiden Jokowi

Baca Juga: Andi Arief: Jokowi Belum Punya Legasi Besar Tentang Demokrasi Dan Kemakmuran

“Nyai tidak mendahului Allah SWT, tapi nyai bisa merasakan kekuatan Ilahi akan membinasakan satu persatu para penjahat penjual agama dan perusuh bangsa Rizieq Shihab cs, Novel Baswedan, Anies Baswedan, Caplin, Cendana, Cikeas, akan mendapatkan azabnya, tahun 2021 s/d 2022 tahun cuci bersih,” demikian cuitan Dewai Tanjung yang dikutip Redaksi, Selasa (16/2).

Baca Juga  Anies Baswedan Pandai Menata Kata, Berikut 6 Pembelaan Anies Usai Jakarta Banjir

Cuitan Dewi Tanjung itu mendapatkan respons dari warganet. Mayoritas dari mereka yang membalas cuitan Dewi Tanjung itu justru menyindir balik.

“Mpok, mpok, bisa-bisanya ente buat status kayak gini. Sadar diri lah, selama masih jadi manusia tidak perlu takabur. Ingat masih ada hari pembalasan. Ucapan kita bisa dimintakan pertanggungjawabannya,” tulis akun @achmads21160315.

Saat menanggapi balasan netizen, Dewi Tanjung menyebut apa yang disampaikan itu bukan mendoakan. Melainkan ia hanya mengingatkan.

Baca Juga  Mahfud Jelaskan Soal Darurat Militer, Ferdinand: Semakin Lucu Kala Menko Polhukam Jadi Jubir Menko PMK

“Nyai tidak mendoakan, tapi hanya mengingatkan,” dalihnya.

Baca Juga: DPR Terbuka Bila Ada Usulan Evaluasi UU ITE

Sumber: rmol.id

Pos terkait