IDTODAY NEWS – Seorang pakar hukum tata negara Refly Harun mengatakan bahwa agar tercipta kewarasan berdemokrasi, harus ada partai dan anggota DPR yang sigap mengkritisi kebijakan pemerintah.

Ia pun langsung menyebut nama partai yang menjalankan fungsi kontrol tersebut, yakni Partai Demokrat dan PKS.

Menurut Refly, apabila semua partai yang ada di Indonesia tunduk dan patuh dengan pemerintah, maka hal itu akan mencederai keseimbangan demokrasi.

Ia pun mengungkapkan terima kasih kepada Partai Demokrat dan PKS yang menurutnya telah menjalankan fungsi kontrol tersebut.

Hal itu diutarakan oleh Refly melalui siaran di kanal Youtube Refly Harun.

“Coba bayangkan, kalau semua partai tunduk, satu kor semua setuju kepada pemerintahan, tidak ada lagi checks and balances,” ucapnya dikutip terkini.id dari Sindonews, Selasa, 27 Juli 2021.

“Nah, terima kasih kita kepada Demokrat yang menjalankan tugas itu bersama PKS, kalau PAN sih sudah jinak,” sambungnya.

Baca Juga  Rizal Ramli: Semakin Otoriter Jatuhnya Menyakitkan Lho

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini PAN masih terus mengharapkan sesuatu dari pemerintah.

“Kalau PAN walaupun dia tidak mendapatkan kursi kekuasaan, selalu mengharap,” imbuhnya.

Ia mengatakan bahwa Partai Demokrat saat ini merupakan salah satu partai yang menjalankan fungsi kontrol ke pemerintah, meskipun menurutnya partai itu masih banyak harus diberikan kritikan tersendiri.

“Walaupun kita juga harus fair, bahwa ketika berkuasa, banyak juga yang harus dikritik dari Partai Demokrat,” ungkapnya.

Baca Juga  Anies Baswedan Diajari Bima Arya, Buntut Bogor Dituding Penyebab Banjir Jakarta

“Jadi nothing perfect. Itu hanya soal pembagian peran. Sama seperti ketika Demokrat berkuasa, PDIP yang paling getol mengkritik. Pokoknya, apa yang dilakukan pemerintah, PDIP tidak setuju. Dan itu memang perannya sebagai partai yang bersikap oposisional,” terang pakar hukum tersebut.

Sumber: terkini.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan