IDTODAY NEWS – Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada Kepala daerah menerapkan mini lockdown atau karantina wilayah terbatas.

Penerapan mini lockdown ini dinilai lebih efektif menekan penularan covid-19 ketimbang pembatasan di seluruh wilayah.

Terkait hal ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku saat senang dengan arahan Kepala Negara tersebut.

Pria yang karib disapa Ariza itu pun membeberkan, sejak awal pandemi mewabah, DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan telah memberlakukan mini lockdown namun dengan istilah yang berbeda.

“Perlu juga kami sampaikan sejak awal, kami juga sudah melakukan mini lockdown dengan istilah lain. Ada istilah PSBK (Pembatasan Sosial Berskala Komunitas) jadi berskala kampung,” ujar Ariza saat menjadi narasumber dalam acara kompas petang, Selasa (29/9).

Selain itu, lanjut Ariza, DKI Jakarta juga mempunyai program kampung siaga, dimana setiap RW di Jakarta dilakukan pembatasan untuk alur keluar masuk warga.

Baca Juga  Soal Poster Jokowi Dirampas Petugas, Roy Suryo Soroti Pernyataan Polisi: Sungguh Konyol

“Itu sejak April. Sudah kami gagas dan kami implementasi kan,” lanjut orang nomor dua di Jakarta itu.

Bahkan menurutnya, setiap RW di Jakarta juga sudah membuat gugus tugas masing-masing yang melibatkan masyarakat.

Tidak hanya itu, karena keterbatasan aparat, setiap gedung di Ibukota dan juga unit kegiatan lainnya seperti di mal, pasar, gudang, dan tempat-tempat lainnya juga diminta untuk membentuk satuan tugas yang bertujuan memastikan protokol Covid-19 dijalankan dengan efektif.

“Itu cukup efektif. Jadi yang disarankan Presiden sudah kami laksanakan,” pungkasnya.

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan